Tangis Haru Kimi Antonelli Usai Menangi F1 GP China, Impian Kembalikan Nama Harum Italia

Tangis Haru Kimi Antonelli Usai Menangi F1 GP China, Impian Kembalikan Nama Harum Italia
Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Vincent Thian

Bola.net - Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, menangis terharu usai memenangi Formula 1 GP China 2026 di Shanghai Park, Minggu (15/3/2026). Ini adalah kemenangan perdananya selama berlaga di F1.

Antonelli emosional saat berterima kasih atas dukungan Mercedes, mengingat debutnya di F1 2025 tak mudah. Selain hasilnya naik turun, ia juga terbebani fakta bahwa ia merupakan pengganti Lewis Hamilton di tim itu.

"Saya tak bisa berkata-kata. Jujur, saya ingin menangis. Terima kasih banyak kepada tim saya, karena mereka membantu saya mewujudkan mimpi ini," ujar Antonelli di parc ferme sebelum benar-benar meneteskan air mata.

1 dari 2 halaman

Tanpa Ancaman Usai Salip Duet Ferrari

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Vincent Thian

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Vincent Thian

Start dari pole, Antonelli sempat tersalip oleh duet Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, selepas start. Namun, ia langsung membalas Leclerc dan naik ke posisi kedua pada lap pembuka.

Pada Lap 2, Antonelli menyalip Hamilton dan memimpin balapan. Sejak itu, pembalap asal Italia ini tak pernah mendapatkan ancaman apa pun, meski sempat melebar di Tikungan 14 pada Lap 53.

"Startnya tak mudah. ​​Mungkin saya terlalu ngotot menutup jalur dalam sehingga memberi ruang terlalu besar kepada Ferrari. Akhirnya kecepatan kami baik dan kami berhasil menyelesaikan balapan," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Bangga Bawa Italia Kembali ke Puncak

Dengan kemenangan ini, Antonelli juga menjadi pembalap Italia pertama yang mampu memenangi balapan Grand Prix sejak Giancarlo Fisichella memenangi GP Malaysia 2006 bersama Renault F1 Team.

"Saya sangat senang. Kemarin saya bilang saya sangat ingin membawa Italia kembali ke puncak dan kami berhasil melakukannya hari ini, meski saya sempat deg-degan jelang akhir karena ban kempes. Itu balapan yang menyenangkan," pungkasnya.

Menang dalam usia 19 tahun 203 hari, Antonelli membekuk rekor Sebastian Vettel, sebagai pemenang balapan termuda kedua dalam sejarah F1. Vettel memenangi GP Italia 2008 dalam usia 21 tahun 73 hari.

Sumber: Formula 1


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL