
Bola.net - Federico Dimarco menjadi salah satu sosok penting di balik kesuksesan Inter meraih gelar Serie A musim 2025-2026. Ia menyebut trofi ini memiliki arti besar setelah melalui musim sebelumnya yang mengecewakan.
Inter memastikan gelar ke-21 dalam sejarah mereka dengan tiga laga tersisa. Keberhasilan ini menjadi yang kedua dalam tiga musim terakhir.
Dimarco tampil impresif sepanjang musim dengan kontribusi besar bagi tim. Ia terlibat dalam 25 gol di semua kompetisi.
Perayaan gelar pun berlangsung meriah dengan para pemain turun ke pusat kota bersama suporter. Momen tersebut menjadi simbol kebangkitan Inter musim ini.
Kebanggaan Dimarco atas Gelar Inter

Dimarco mengungkapkan kebahagiaannya setelah Inter memastikan gelar Serie A. Ia menyebut momen tersebut terasa sangat spesial bagi tim.
Menurutnya, melihat kota Milan didominasi warna kebanggaan Inter menjadi pengalaman luar biasa. Hal itu menjadi simbol keberhasilan mereka musim ini.
"Ini adalah perasaan yang luar biasa. Melihat Milan berwarna hitam dan biru adalah sesuatu yang spesial," kata Dimarco kepada InterTV.
"Itu terasa seperti awal baru setelah kekecewaan besar musim lalu. Kami memulai kembali bersama tim dan staf, bekerja keras, dan mewujudkan impian scudetto ke-21," lanjut Dimarco.
Kebangkitan Setelah Musim Sulit

Dimarco menilai gelar ini menjadi bukti kebangkitan tim setelah melewati masa sulit. Ia menyoroti kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim.
Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama Inter dalam menghadapi tekanan. Tim tetap solid meski sempat mengalami situasi sulit.
"Kami adalah tim yang solid, dan kami tetap bersatu bahkan di momen sulit ketika kami mendapat tekanan dari berbagai arah," ujar Dimarco.
"Kami selalu bangkit dan sekarang kami menikmati gelar ini. Ini sangat berarti setelah apa yang terjadi tahun lalu," tegas Dimarco.
Dedikasi untuk Para Pengkritik

Dimarco juga mempersembahkan gelar tersebut kepada orang orang yang selalu mendukungnya. Ia tidak lupa menyebut mereka yang sempat meragukan kemampuannya.
Menurutnya, kritik yang datang justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik. Hal itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya.
"Saya mendedikasikan gelar ini untuk semua orang yang dekat dengan saya, terutama mereka yang mengatakan bahwa saya sudah habis di akhir musim lalu," ungkap Dimarco.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Inter Akui Barcelona Tertarik pada Alessandro Bastoni
Liga Italia 4 Mei 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR