Bola.net - - Pembalap Interwetten CarXpert, Thomas Luthi mengaku sangat lega akhirnya bisa naik ke MotoGP musim depan, usai penantian selama 10 tahun. Bergabung dengan Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda sebagai pengganti Jack Miller, Luthi pun menyebut hal ini adalah impian jadi nyata.
Juara dunia GP125 2005 ini naik ke GP250 pada 2007 dan bertahan di kelas intermediate saat GP250 berubah menjadi Moto2 pada 2010. Selama delapan tahun di Moto2, ia selalu menjadi kandidat juara. Hasil terburuknya hanyalah peringkat keenam pada 2013. Tahun ini, ia bahkan menjadi rival terberat Franco Morbidelli, yang juga akan jadi tandemnya tahun depan.
"Bagai impian jadi nyata. Sangat menakjubkan. Ini kabar besar. Terima kasih kepada Marc VDS atas kesempatan ini. Sepekan terakhir sangat gila, tapi kini masa depan sudah jelas dan segalanya telah teratasi. Tapi kini saya harus kembali fokus, saya masih punya misi besar di Moto2. Jika ingin gelar, maka kami harus bekerja keras," ujarnya kepada Crash.net.
Selalu tampil kuat dan konsisten selama di Moto2, rider 30 tahun ini kerap disebut sebagai 'penjaga gerbang' Moto2 ke MotoGP, di mana ada pendapat bahwa seorang rider baru bisa dianggap layak untuk naik ke MotoGP bila mampu konsisten mengalahkan Luthi.
Usai penantian bertahun-tahun, Luthi pun akhirnya mendapat beberapa kali kesempatan menjadi test rider KTM MotoGP tahun lalu, menjajal motor RC16. Uji coba-uji coba ini pun semakin membangkitkan semangat Luthi, dan ketika kesempatan turun di MotoGP datang, rider Swiss ini tak ragu untuk menyabetnya.
"Sejatinya ini bukan keputusan yang terlambat. Ini hanya soal mencoba lagi setiap tahun. Pada akhirnya ini mimpi jadi nyata. Di kepala saya, sangat penting meraih hasil baik di Moto2. Jika saya dapat kesempatan mengendarai motor MotoGP, maka saya akan mengambilnya. Saya pun akan turun di kelas ini tahun depan, jadi ini bagus bagi saya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Luthi Lega Akhirnya Naik ke MotoGP
Otomotif 29 Agustus 2017, 12:30
-
Dorna Sports Resmikan MotoGP Thailand Pekan Ini
Otomotif 29 Agustus 2017, 11:30
-
Klasemen Sementara Moto2 2017 Usai Seri Inggris
Otomotif 27 Agustus 2017, 21:15
-
Nakagami Rebut Kemenangan Perdana di Moto2 Inggris
Otomotif 27 Agustus 2017, 21:10
-
Terdepak dari MotoGP, Lowes Dipinang Tiga Tim Moto2
Otomotif 25 Agustus 2017, 13:30
LATEST UPDATE
-
Menunggu Flick vs Mourinho di El Clasico Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:23
-
Jadwal Siaran Langsung Liverpool vs Brentford: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:14
-
Akhir Musim Barcelona, Gol Perpisahan Lewandowski Jadi Momen Spesial
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:00
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR