
Bola.net - Rider Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, memberi sinyal dirinya ogah asal-asalan dalam mengambil keputusan soal nasib di MotoGP 2022. The Doctor yakin bisa dapat tempat untuk musim depan jika dirinya masih ingin tetap balapan. Namun, ia juga paham bahwa hasil balapnya di lima seri pertama tidaklah sepadan.
Sebagai sembilan kali juara dunia dan rider berkarisma, Rossi tentu jadi tambang emas bagi tim-tim yang ia bela. Alhasil, selama ini mudah saja baginya dapat kontrak. Namun, mengingat ia belum naik podium lagi sejak Seri Andalusia 2020 dan belum menang lagi sejak Seri Belanda 2017, Rossi tahu kali ini kontrak baru bakal sulit didapat.
Selain itu, hasil buruk beruntun yang ia dapatkan dalam lima seri perdana musim ini juga diakui Rossi sangat berpengaruh pada kondisi psikisnya. "Rasa senang sangat terikat dengan hasil balap. Jika hasil baik tak datang, Anda takkan bersenang-senang dan semuanya jadi berat," ujarnya kepada Sky Sport, Kamis (27/5/2021).
Bakal Lebih Mudah Ambil Keputusan Kalau...
Dalam wawancara yang dilakukan di Sirkuit Mugello, Italia, itu, The Doctor kembali menegaskan akan merenungkan keputusan soal masa depannya pada rehat musim panas pada Juli nanti. Pasalnya, ia ogah asal-asalan melanjutkan karier ketika ia paham betul bahwa hasil balapnya musim ini tak cukup meyakinkan Yamaha dan Petronas SRT.
"Saya akan ambil keputusan pada musim panas, saya juga masih harus bicara dengan Petronas dan Yamaha. Semua tergantung hasil. Jika bisa memperbaikinya sekarang juga, bakal mudah bagi saya untuk tetap balapan. Jika saya memilih sekarang untuk tetap balapan, saya bisa saja dapat tempat. Namun, bukan itu yang saya mau," tuturnya.
Di lain sisi, Rossi sadar betul ekspektasi para penggemar padanya sangatlah tinggi. Sebagai pembalap paling berpengalaman dengan hasil paling mentereng di grid MotoGP saat ini, Rossi diharapkan masih bisa konsisten bertarung di papan atas. Ia pun mengaku salut melihat orang-orang masih setia mendukungnya melalui masa-masa sulit ini.
Hubungan 'Benci-Cinta' dengan Mugello
"Ada banyak ekspektasi dari diri saya. Orang menonton balapan dan berharap saya bisa melaju di depan. Ketika saya finis kelima atau keenam, orang bertanya mengapa saya tak memimpin... Tapi saya merasakan orang-orang ini menghormati saya, mereka tetap mendukung saya. Saya pun berharap bisa kembali ke depan," ungkapnya.
Bicara soal balapan di Mugello akhir pekan ini, Rossi pun mengaku bersemangat seperti biasa, meski sedih karena trek yang biasanya dipenuhi oleh Popolo Giallo kini justru harus sunyi senyap akibat pandemi Covid-19. Uniknya, rider berusia 42 tahun ini juga mengaku balapan di Mugello adalah balapan yang paling membuatnya gugup.
"Saya masih senang berkendara di sini. Pada pekan balap di Mugello, Anda selalu punya perasaan tak enak. Namun, atas beberapa alasan tertentu, Anda merindukannya jika tak balapan di sini. Senin lalu, saya bangun tidur dengan perasaan buruk, karena saya menyadari ini pekan balap di Mugello. Usai 25 tahun, rasanya masih sama," tutupnya.
Sumber: Sky Sport
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Valentino Rossi: Saya Masih Bisa Balapan Berkat VR46 Riders Academy
- Marc Marquez Jagokan Fabio Quartararo-Pecco Bagnaia Juarai MotoGP 2021
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Mugello, Italia 2021
- Beda dari Valentino Rossi, Marc Marquez: Kalau Tak Kompetitif, Saya Pensiun Saja
- Beri Kontrak Baru, Ducati Sebut Jack Miller Paling Paham Cara Jinakkan Desmosedici
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi: Jangan Ngarep Saya Mau Jadi Manajer VR46 Team
Otomotif 28 Mei 2021, 12:30
-
Valentino Rossi: Saya Masih Bisa Balapan Berkat VR46 Riders Academy
Otomotif 28 Mei 2021, 10:38
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR