Dalam wawancaranya dengan Motorsport, Capirossi meyakini bahwa Rossi tak perlu kembali mengungkit perseteruannya dengan Marc Marquez bila ingin meraih gelar dunianya yang ke-10 tahun ini, dan lebih baik fokus mengembangkan YZR-M1.
"Vale harus membuka lembaran baru. Memutuskan untuk tetap balapan jelas merupakan motivasi besar, lagipula kondisi fisiknya masih sangat baik. Tapi ia harus melupakan masa lalu dan fokus pada motornya," ujar tiga kali juara dunia asal Italia ini.
Capirossi yang merupakan musuh bebuyutan Rossi saat masih turun di GP250 pun yakin The Doctor masih bisa tampil gemilang musim ini meski ada perubahan besar pada regulasi teknis MotoGP terkait perangkat elektronik dan ban Michelin.
"Pada tahun 2015, Vale sangat menakutkan dan saya rasa tahun ini ia akan sangat cepat. Perubahan regulasi tahun ini adalah motivasi baginya. Semua bergantung pada rasa laparnya. Ia masih bisa membalap selama beberapa tahun lagi, tapi bergantung pada hasil 2016," tutup Capirex. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Valentino Rossi Harus Lupakan Kontroversi 2015'
Otomotif 5 Februari 2016, 16:15
-
Rossi: Tugas Saya Lebih 'Kotor' Ketimbang Lorenzo
Otomotif 5 Februari 2016, 11:15
-
Rossi: Firasat Saya, Stoner Ingin Comeback
Otomotif 4 Februari 2016, 18:00
-
ECU dan Michelin, Penentu Rossi Lanjut atau Pensiun
Otomotif 4 Februari 2016, 14:00
-
Valentino Rossi Masih Galau Tentukan Versi Motor
Otomotif 4 Februari 2016, 12:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR