
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku terpaksa ikut 'bermain politik' demi mendapatkan hasil baik dan podium di MotoGP Andalusia yang digelar di Jerez, Spanyol, Minggu (26/7/2020). Hal ini ia nyatakan dalam jumpa pers usai balap, seperti yang dikutip oleh The Race.
Dalam balapan itu, Rossi menjalani start yang baik dari posisi keempat dan langsung melaju di posisi kedua. Ia sempat tersalip oleh Francesco Bagnaia, namun kembali ke posisi kedua usai mesin Ducati Bagnaia mengalami kerusakan. Dua lap menjelang finis, ia tersalip Maverick Vinales, dan akhirnya finis ketiga.
Rossi pun mengakui podium ini bagaikan kemenangan karena ia sempat paceklik podium sejak Austin, Texas, pada 2019. Sembilan kali juara dunia ini pun memberikan pujian kepada crew chief barunya, David Munoz, yang gigih bekerja sama demi mendapatkan dukungan lebih baik dari Yamaha.
Rossi Minta Yamaha Juga Perhatikan Gagasannya

Rider 41 tahun ini pun blak-blakan mengaku ada permasalahan politik di Yamaha yang membuatnya kalah suara dibanding Fabio Quartararo dan Vinales dalam pengembangan YZR-M1. Rossi meyakini gaya balapnya tak mirip dengan kedua rider tersebut, dan meminta Yamaha juga memperhatikan masukannya.
"Paruh kedua 2019 sungguh bikin frustrasi. Saya lamban dan sangat kesulitan. Tapi kini kami bekerja pakai cara lain. Bersama David, kami harus menekan Yamaha karena kadang ini adalah masalah politik, dan kami ingin mengubah motor ini. Tapi kami tak menyerah dan sejak Jumat saya merasa nyaman," ungkapnya.
Berdasar 15 tahun pengalaman membela Yamaha, Rossi mengaku wajar saja jika pabrikan Garpu Tala meminta masukan seluruh ridernya untuk mengembangkan motor. Meski begitu, rider Italia ini merasa tersisih saat Yamaha hanya fokus pada masukan Quartararo dan Vinales, ketika ia masih yakin masukannya juga sama penting.
Tiap Rider Punya Gaya Balap Sendiri-Sendiri
"Saya berada di Yamaha sudah lama sekali, saya rasa ini normal saja. Saat Anda mengendarai motor yang sama dengan Fabio dan Maverick, apalagi mereka mampu cepat dan kuat, Yamaha pikir saya harus berkendara seperti mereka," ungkap Rossi, yang juga yakin masukannya tahun depan juga harus dipertimbangkan.
"Padahal, Yamaha juga harus membantu saya, karena saya masih membela tim pabrikan dan tahun depan akan balapan dengan Petronas. Jadi mereka juga harus percaya pada saya, karena mungkin saya tidak lebih cepat, tapi masih bisa balapan dengan baik," lanjutnya.
"Kadang, Anda memang harus berjuang dalam meraih sesuatu. Langkah Yamaha tak terlalu cerdas, tapi kali ini kami lebih kuat, tak menyerah, dan kami memotivasi insinyur Jepang. Jika harus berkendara seperti Maverick dan Fabio, saya takkan punya motivasi berkendara secara maksimal, karena saya takkan bisa cepat," pungkas Rossi.
Video: Tiga Rider Yamaha Kuasai MotoGP Andalusia, Fabio Quartararo Menang Lagi
Baca Juga:
- Highlights MotoGP Jerez, Andalusia 2020: Quartararo Menang Lagi, Rossi Podium
- 10 Fakta Unik MotoGP Andalusia: Quartararo-Rossi Panen Rekor
- Reaksi Netizen Soal Kemenangan Quartararo dan Podium Rossi di MotoGP Andalusia
- Jorge Lorenzo Bangga Fabio Quartararo Ikuti Caranya Menangi Balapan
- Selebrasi Kocak Valentino Rossi, Rayakan Podium Bareng Penonton Imajiner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Naik Podium di Jerez, Valentino Rossi Punya Pesan Khusus untuk Haters
Otomotif 27 Juli 2020, 14:30
-
Naik Podium Bareng Rossi, Quartararo Langsung Minta Foto Bareng
Otomotif 27 Juli 2020, 12:57
-
Yamaha: Memang Susah Kalau Valentino Rossi Beda Pendapat Sendiri
Otomotif 27 Juli 2020, 12:30
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR