
Bola.net - Sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, menegaskan dirinya akan banting setir jadi pembalap mobil mulai 2022. Hal ini ia katakan dalam sesi jumpa pers khusus di MotoGP Styria, di mana ia mengumumkan keputusannya untuk pensiun akhir musim nanti. Jumpa pers tersebut digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Kamis (5/8/2021).
Meski merupakan salah satu pembalap terhebat dalam sejarah balap motor dunia, Rossi memang dikenal juga andal di arena roda empat. Ia berkali-kali menjuarai Monza Rally Show, pernah ikut Kejuaraan Reli Dunia (WRC), berkali-kali menjalani uji coba Formula 1, dan belakangan ikut ajang balap ketahanan Gulf 12 Hours.
Rossi pun menyatakan bahwa mulai 2022, dirinya akan lebih fokus balapan mobil. Meski begitu, ia belum menentukan kejuaraan balap mana yang akan ia geluti, mengingat disiplin balap mobil sangat luas dan beragam. Ia yakin bakal tetap bersenang-senang, meski level gengsinya tak bakal bisa menyaingi MotoGP.
Awali Karier di Arena Gokart

"Saya selalu bilang ingin balapan mobil. Meski rasa senangnya di bawah balap motor, saya ingin balapan mobil mulai tahun depan. Tapi saya belum memutuskan apa pun, semua masih dalam proses. Seumur hidup, saya selalu merasa saya ini pembalap sejati. Jadi, ini hanya berubah dari motor ke mobil, meski levelnya takkan sama," tutur Rossi via MotoGP.com.
Rossi pun menjelaskan mengapa dirinya juga gemar mengikuti balap mobil. Ayah Rossi, Graziano Rossi, diketahui merupakan eks pembalap GP500 dan kerap cedera, atas alasan inilah ia mendorong Rossi untuk lebih memilih gokart ketimbang motor. Namun, hati The Doctor ternyata lebih suka balapan motor.
"Saya selalu senang balapan mobil, karena saya memulai karier di arena gokart. Pasalnya, Graziano takut kalau saya balapan motor, karena ia sendiri sering cedera. Ia pikir mobil lebih aman, jadi saya mulai dengan gokart. Usai 2-3 tahun balapan gokart, saya mulai coba minibike. Untungnya, saya akhirnya balapan dengan motor," ujarnya.
Tetap Ingin Ikut 24 Hours of Le Mans
Meski sangat nyaris pindah ke Formula 1 pada 2007 lalu, Rossi pun mengaku ragu prestasinya bakal sementereng di MotoGP andai dirinya dulu lebih memilih jadi pembalap mobil. Namun, rider Petronas Yamaha SRT ini menyatakan bahwa dirinya tak pernah benar-benar meninggalkan rasa cinta pada balap mobil selama aktif berkarier di MotoGP.
"Saya tak tahu apakah saya bisa meraih hasil yang sama jika dulu jadi pembalap mobil. Mungkin tidak, jadi ini langkah bagus. Tapi balap mobil selalu ada di hati saya. Bahkan selama berkarier dengan motor, saya selalu coba meningkatkan kemampuan saya dengan mobil untuk mempersiapkan momen," ungkapnya.
"Tapi saya tak tahu level saya. Yang jelas tak sama dengan motor. Dalam balapan, Anda takkan senang-senang, Anda hanya ingin menang dan meraih hasil baik. Namun, saat ini saya belum tahu bakal balapan di mana, meski saya ingin turun di 24 Hours of Le Mans. Ada banyak ajang balap mobil di dunia, jadi saya bisa menikmatinya," tutup Rossi.
Sumber: MotoGP
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Valentino Rossi Ucap Terima Kasih pada Fans, Masih Sering Kaget Didukung Mati-matian
- Reaksi Para Rider MotoGP Usai Valentino Rossi Umumkan Pensiun
- Ikon Balap Motor Dunia: Inilah Perjalanan Gemilang Valentino Rossi di MotoGP
- Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Mari Menilik Statistik Kariernya yang Mentereng
- Takkan Balapan Motor Lagi, Valentino Rossi: Hidup Saya Bakal Berubah Tahun Depan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deretan Atlet Dunia yang Ngefans Valentino Rossi: Dari Sepak Bola Sampai Basket
Otomotif 6 Agustus 2021, 16:50
-
Casey Stoner: Valentino Rossi, Prestasiku di MotoGP Valid Karenamu!
Otomotif 6 Agustus 2021, 15:12
-
Bikin Bangga Fans, Inilah 7 Bukti Valentino Rossi Atlet yang Rendah Hati
Otomotif 6 Agustus 2021, 14:02
-
'Tribut Penuh Cinta' Francesca Sofia Novello untuk Valentino Rossi
Bolatainment 6 Agustus 2021, 13:39
-
Makna di Balik 3 Julukan Populer Valentino Rossi di MotoGP
Otomotif 6 Agustus 2021, 13:04
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR