
Bola.net - Veda Ega Pratama berhasil finis kedua dan naik podium dalam balapan pertama (Race 1) di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) Malaysia 2023 yang digelar di Sirkuit Sepang pada Sabtu (19/8/2023). Selain Veda, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) lainnya, yakni Reykat Fadillah, mampu bersaing ketat dengan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk bersaing di depan.
Pada sesi kualifikasi, Veda sukses merebut pole dengan catatan 2'17.485 dengan margin keunggulan 0.504 detik dari pembalap di posisi kedua. Reykat pun menempati posisi 4 dengan catatan 2'18.427. Selain itu, Chessy Meilandri menempati posisi 12. Hasil ini menjadi bekal yang positif untuk para pembalap mengarungi balapan seri perdana.
Lintasan yang basah di beberapa bagian menjadi tantangan bagi para pembalap untuk menjalani Race 1. Pada awal balapan, Veda berhasil memimpin rombongan terdepan bersama dengan tiga rider lainnya Memasuki Lap 8, Veda saling silih berganti dengan Riichi Takahira dalam memimpin balapan. Pada lap pamungkas di tikungan terakhir, Takahira masih terus berjuang untuk merebut posisi pertama. Veda pun harus legawa finis kedua.
Veda Merasa Bersyukur

Reykat juga berhasil menunjukkan talentanya dalam balapan ini. Ia sempat bersaing di tiga besar sampai Lap 7, tetapi persaingan yang ketat membuat ia harus puas menempati posisi 5 sampai finis. Chessy mampu menyelesaikan balapan pertamanya pada ajang IATC musim ini dengan menempati posisi ke 16.
“Alhamdulillah, di race 1 ATC putaran sepang ini saya mampu meraih podium kedua. Saya memulai balap dengan kepercayaan tinggi dan fokus untuk bisa memenangkan balapan. Namun, hasil podium kedua adalah yang terbaik yang bisa saya raih di Race 1. Pada Race 2 esok hari, saya akan kembali berjuang untuk meraih podium terbaik di Sirkuit Sepang. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Veda.
Reykat dan Chessy Jadikan Balapan Ini Evaluasi

Reykat juga mengaku balapan ini akan ia jadikan pembelajaran. “Saya memulai balapan dengan baik. Tidak ada kesalahan dalam start awal, tetapi ketatnya persaingan membuat saya kesulitan untuk meraih hasil terbaik walaupun beberapa kali saya mampu memimpin jalannya balapan. Hasil hari ini akan menjadi bahan evaluasi bagi saya untuk menghadapi race 2 besok,” ujar Reykat.
Di lain sisi, Chessy mengakui balapan ini cukup menantang. “Kondisi cuaca yang berubah dengan cepat menjadi tantangan tersendiri pada balapan pertama saya di IATC. Saya masih kesulitan untuk bisa menembus rombongan depan. Balapan ini memberikan pelajaran berharga bagi saya sebagai pendatang baru di IATC. Pada race 2 besok, saya akan berusaha lebih maksimal lagi,” ujar Chessy.
Sumber: AHM
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedua dalam Race 1 Asia Talent Cup Malaysia 2023
Otomotif 19 Agustus 2023, 16:40
-
Termasuk Mandalika: Asia Talent Cup Rilis Jadwal Balap 2023, Usung Format Baru
Otomotif 16 November 2022, 10:37
-
Hasil Race 2 Asia Talenta Cup Mandalika: Veda Ega Pratama Menang Lagi, Hakim Danish Juara
Otomotif 13 November 2022, 14:49
-
Hasil Race 1 Asia Talenta Cup Mandalika: Veda Ega Pratama Menang di Rumah Sendiri
Otomotif 12 November 2022, 14:45
-
Fadillah Arbi Aditama, Wakil Tunggal Indonesia di JuniorGP dan Rookies Cup 2022
Otomotif 27 April 2022, 15:25
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR