Bola.net - Kemenangan di Formula 1 GP Singapura merupakan kemenangan pertama Sebastian Vettel sejak seri Bahrain bulan April lalu. Kemenangan ini juga merupakan kemenangan keduanya musim ini.
Menjalani start dari posisi ketiga, pebalap Red Bull Racing itu segera menyalip Pastor Maldonado dan mengambil untung dari insiden kerusakan girboks mobil Lewis Hamilton.
"Kami jelas diuntungkan oleh kegagalan Lewis. Beberapa lap sebelum ia berhenti, saya bisa melihatnya kehabisan oli. Namun ritme balap kami juga tak kalah baik selama akhir pekan. Jadi saya senang bisa memenangkannya," ujar Vettel.
Vettel pun mendedikasikan kemenangan ini kepada Sid Watkins, mantan kepala medis F1 yang baru-baru ini meninggal dunia. "Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini kepada pria yang sangat istimewa, Sid Watkins. Ia memang telah tiada, namun tak akan terlupakan. Ia membuat kami membalap lebih aman dan bisa menembus batasan. Ia benar-benar orang yang spesial," lanjut pebalap Jerman tersebut.
Ketika ditanya apakah bisa mengejar ketertinggalan dari penghuni puncak klasemen sementara pebalap, Fernando Alonso, Vettel pun memilih bersikap realistis.
"Segala hal bisa terjadi di seri-seri tersisa. Mobil kami bisa tampil kompetitif, jadi kami harus terus berusaha di sisa musim untuk mengejar pebalap terdepan," pungkas Vettel. (gpu/kny)
Menjalani start dari posisi ketiga, pebalap Red Bull Racing itu segera menyalip Pastor Maldonado dan mengambil untung dari insiden kerusakan girboks mobil Lewis Hamilton.
"Kami jelas diuntungkan oleh kegagalan Lewis. Beberapa lap sebelum ia berhenti, saya bisa melihatnya kehabisan oli. Namun ritme balap kami juga tak kalah baik selama akhir pekan. Jadi saya senang bisa memenangkannya," ujar Vettel.
Vettel pun mendedikasikan kemenangan ini kepada Sid Watkins, mantan kepala medis F1 yang baru-baru ini meninggal dunia. "Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini kepada pria yang sangat istimewa, Sid Watkins. Ia memang telah tiada, namun tak akan terlupakan. Ia membuat kami membalap lebih aman dan bisa menembus batasan. Ia benar-benar orang yang spesial," lanjut pebalap Jerman tersebut.
Ketika ditanya apakah bisa mengejar ketertinggalan dari penghuni puncak klasemen sementara pebalap, Fernando Alonso, Vettel pun memilih bersikap realistis.
"Segala hal bisa terjadi di seri-seri tersisa. Mobil kami bisa tampil kompetitif, jadi kami harus terus berusaha di sisa musim untuk mengejar pebalap terdepan," pungkas Vettel. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kecewa Gagal Finis, Hamilton Akui Raih Hal Positif
Otomotif 24 September 2012, 21:00
-
Alonso Senang Pesaing Terberatnya Kembali Gagal Finis
Otomotif 24 September 2012, 20:00
-
Lakukan Manuver Ilegal, Webber Dihukum Mundur 20 Detik
Otomotif 24 September 2012, 19:45
-
Button: Alonso dan Vettel Calon Terkuat Juara Dunia 2012
Otomotif 24 September 2012, 19:00
-
Vettel Dedikasikan Kemenangan Untuk Mendiang Sid Watkins
Otomotif 24 September 2012, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR