Yamaha Buka Pabrik Pulo Gadung, Media dan Pelaku Industri Intip Produksi Motor Berstandar Global

Yamaha Buka Pabrik Pulo Gadung, Media dan Pelaku Industri Intip Produksi Motor Berstandar Global
Yamaha Indonesia Motor Mfg membuka fasilitas produksinya di Pulo Gadung, Jakarta, bagi awak media (c) Dok YIMM

Bola.net - PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) membuka fasilitas produksinya di Pulo Gadung, Jakarta, bagi awak media nasional dan perwakilan perusahaan pemasok otomotif global yang menjadi bagian dari pameran Automechanika Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Melalui agenda Yamaha Factory Visit, para peserta mendapat kesempatan melihat langsung proses manufaktur sepeda motor Yamaha. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta pengawasan kualitas menjadi bagian penting dalam menjaga standar produksi.

Lebih dari 50 tahun beroperasi di Indonesia, YIMM telah mengembangkan fasilitas produksi di Pulo Gadung dan Karawang, Jawa Barat, menjadi pabrik berskala global sejak 2015. Kedua fasilitas tersebut tidak hanya memasok kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memproduksi sepeda motor untuk pasar ekspor.

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari proses transfer pengetahuan dan teknologi dari Jepang ke Indonesia. Hingga kini, sepeda motor Yamaha yang diproduksi di Indonesia telah dipasarkan ke puluhan negara dengan standar kualitas yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar global.

"Semangat monozukuri, atau seni menciptakan produk melalui proses manufaktur, didukung oleh sumber daya manusia yang terampil dan proses produksi yang terus berinovasi untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi," ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

"Hasilnya, sepeda motor Yamaha karya anak bangsa telah diekspor sebanyak lebih dari 3 juta unit ke lebih dari 40 negara di dunia, termasuk model dengan teknologi dan proses produksi yang kompleks seperti motor MT-07," sambungnya.

1 dari 2 halaman

Pabrik Yamaha Jadi Ruang Belajar Manufaktur Global

YIMM menjadikan fasilitas produksinya tidak hanya sebagai pusat manufaktur, tetapi juga ruang pembelajaran bagi berbagai institusi yang ingin memahami proses produksi sepeda motor secara langsung.

Sepanjang 2026, pabrik Yamaha telah menerima sejumlah kunjungan, di antaranya dari The Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Kunjungan juga datang dari pelajar Jepang melalui program Tokyo Metropolitan Board of Education (TMBoE) bersama Kemendikdasmen serta sejumlah SMK binaan Yamaha di Indonesia.

Pada Yamaha Factory Visit kali ini, awak media nasional dan perwakilan perusahaan pemasok otomotif global yang mengikuti Automechanika Jakarta diajak melihat empat aspek utama manufaktur sepeda motor Yamaha. Keempatnya meliputi pengembangan keterampilan karyawan, perakitan mesin, perakitan sepeda motor, serta proses pengecekan kualitas.

Rangkaian kunjungan dimulai dari Yamaha Skill Up Center, fasilitas yang digunakan untuk mempersiapkan sekaligus meningkatkan kompetensi karyawan sebelum mereka bekerja di area produksi. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap melalui materi di kelas dan praktik langsung, sejalan dengan pandangan YIMM bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi dalam menghasilkan produk berkualitas.

Peserta kemudian melihat area Engine Assembly dan Body Assembly. Pada kedua lini tersebut, teknologi mesin dipadukan dengan keterampilan tenaga kerja, termasuk melalui penerapan digitalisasi dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas dengan tetap mempertahankan standar kualitas.

2 dari 2 halaman

Dari Indonesia untuk Pasar Global

Salah satu bagian penting dalam Yamaha Factory Visit adalah kesempatan peserta melihat langsung lini produksi sejumlah model global yang dibuat di Indonesia untuk memenuhi permintaan pasar internasional.

Model yang diproduksi mencakup XMAX, NMAX, R-Series, MT-Series, hingga MT-07. Kehadiran MT-07 menjadi salah satu contoh produk Big Bike dengan teknologi dan proses produksi yang lebih kompleks yang turut dibuat di fasilitas YIMM.

Kemampuan mengekspor lebih dari 3 juta unit sepeda motor ke lebih dari 40 negara menjadi gambaran kapasitas industri manufaktur Yamaha di Indonesia. Angka tersebut juga menunjukkan peran tenaga kerja dan fasilitas produksi dalam memenuhi tuntutan kualitas pasar global.

Sebagai salah satu basis produksi ekspor Yamaha, YIMM turut menopang kebutuhan bisnis Yamaha di berbagai negara. Aktivitas tersebut sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui kegiatan ekspor dan penerimaan devisa.

Melalui Yamaha Factory Visit, YIMM ingin memperlihatkan proses panjang di balik produksi setiap sepeda motor Yamaha. Mulai dari pengembangan kompetensi karyawan, proses perakitan, penerapan teknologi, hingga pemeriksaan kualitas, seluruh tahapan diarahkan untuk menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia maupun pasar global.

TAG TERKAIT


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL