Bola.net - - Keberhasilan rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi finis ketiga dan naik podium di MotoGP Qatar mengejutkan banyak pihak, mengingat motor YZR-M1 telah dirundung banyak masalah teknis sejak pertengahan tahun lalu dan belum juga ditemukan solusinya sepanjang masa pramusim.
The Doctor justru menjalani balapan yang baik. Meski sempat bersaing dengan tiga sampai empat pembalap, ia mampu mengamankan posisi terakhir podium. Catatan waktunya terpaut 0,797 detik dari pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso yang sukses merebut kemenangan.
Manajer tim Yamaha, Massimo 'Maio' Meregalli menyebut podium yang direbut Rossi merupakan buah dari kerja kerasnya. Namun, ia juga tak melupakan jasa para kru yang melakukan perbaikan jelang balapan.
"Podium adalah 60% berkat Vale dan 40% berkat perbaikan yang dilakukan dalam sesi pemanasan. Vale menjalani start yang fantastis, yang sangat penting untuk menjamin posisi ketiga," ujar Meregalli seperti yang dilansir Tutto Motori.
Bisa dibilang, Rossi menjadi penyelamat Yamaha pada seri perdana tersebut. Pasalnya, para pembalap andalan lain tampil di bawah ekspektasi. Rekan setim Rossi, Maverick Vinales hanya mampu finis keenam. Johann Zarco memimpin sebagian besar balapan, harus merosot di lima lap terakhir. Rider Monster Yamaha Tech 3 itu pun harus puas finis kedelapan.
"Vale melakukan pekerjaan dengan baik, bertahan di barisan depan, dan kecepatannya begitu tinggi. Maverick kesulitan usai start dari baris keempat. Tapi ia mencatat 1 menit 55 detik, yang memungkinkannya masuk ke barisan depan. Performa kedua rider sangat memotivasi kami. Saya ucapkan terima kasih kepada mereka, kru, dan mekanik atas kerja kerasnya," tutup Meregalli.
Rossi dan Vinales pun akan kembali turun lintasan dan bertarung dengan rider lain dalam seri kedua, MotoGP Argentina yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada 6-8 April mendatang.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha: Podium Qatar 60% Berkat Usaha Keras Rossi
Otomotif 21 Maret 2018, 14:15
-
Sebut Dovi Paling Ditakuti, Petrucci Sempat Remehkan Rossi
Otomotif 21 Maret 2018, 11:15
-
Valentino Rossi: Terlalu Dini Bicarakan Gelar Dunia
Otomotif 20 Maret 2018, 14:45
-
Prediksi Sesuai, Bos Yamaha Puji Performa Rossi
Otomotif 20 Maret 2018, 13:40
-
Jaga Kondisi Fisik, Tantangan Terbesar Valentino Rossi
Otomotif 20 Maret 2018, 11:45
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR