
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku tengah menunggu keputusan Petronas Yamaha SRT mengenai spek motor yang mereka inginkan untuk Fabio Quartararo di MotoGP musim depan. Hal ini disampaikan Jarvis dalam wawancaranya dengan GPOne ketika ditanya soal performa El Diablo.
Menjalani musim debut, Quartararo satu-satunya rider Yamaha yang tak mendapat YZR-M1 spek pabrikan. Hanya mesin dan sasisnya yang merupakan versi 2019, namun memiliki 500-1000 rpm lebih rendah, suspensi dan perangkat aerodinamikanya merupakan versi 2018.
Quartararo juga hanya punya jatah lima mesin ketimbang tujuh seperti rider Yamaha lainnya. Uniknya, dengan motor yang ala kadarnya, ia jadi satu-satunya rider Yamaha yang konsisten bertarung di papan atas sejak awal musim, dan meski belum menang, kini ia telah meraih empat podium dan tiga pole.
Penjelasan Soal M1 Milik Quartararo

"Motor yang ia pakai sekarang sangat mirip dengan pabrikan. Spek dasarnya sama, namun rider pabrikan punya tugas menjajal berbagai perangkat baru, dan mereka akan lebih dulu dapat. Saat perangkat ini bekerja baik, kami memberikannya kepada tim satelit, normalnya lebih lambat 3-4 balapan," jelas Jarvis.
Meski begitu, hal ini hanya berlaku untuk Franco Morbidelli, yang memiliki M1 spek pabrikan seperti milik Maverick Vinales dan Valentino Rossi. M1 milik Quartararo tak mengalami perubahan signifikan sejak awal tahun, hanya mendapat perangkat tambahan jika memang tersedia.
"Ini berlaku untuk Franky, karena motor Fabio harus sama sepanjang musim. Tapi sejatinya motor Fabio tidak benar-benar sama sepanjang musim. Jika kami bisa menyediakan perangkat tambahan, maka kami memberikannya, namun jelas bukan perangkat terbaru seperti motor pabrikan," ungkap Jarvis.
Tunggu Keputusan Final Petronas
Manajer pribadi Quartararo, Eric Mahe, telah membeberkan bahwa Petronas bersedia menggelontorkan dana berlebih demi menyediakan M1 terbaru untuk rider Prancis itu, namun Jarvis menyatakan belum menerima keputusan final dari mereka.
"Untuk musim depan, Petronas harus memutuskan apa rencana mereka, tapi saya bisa katakan bahwa mereka punya keinginan tegas untuk memberi Fabio materi yang sama dengan Franky. Jika memang begitu, maka jelas ini akan jadi kemajuan," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada 4-6 Oktober mendatang, Quartararo tengah duduk di peringkat 7 pada klasemen pebalap dengan 123 poin, sementara Morbidelli ada di peringkat 10 dengan 80 poin. Quartararo juga berpeluang meraih gelar debutan terbaik dan rider tim independen terbaik.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 WorldSBK Prancis: Michael van der Mark Memimpin
Otomotif 27 September 2019, 17:10
-
Akui Kaget, Yamaha Pertimbangkan Johann Zarco Jadi Test Rider
Otomotif 27 September 2019, 13:30
-
Bos Yamaha Ikut Sedih Lihat Jorge Lorenzo Terpuruk
Otomotif 27 September 2019, 12:30
-
Yamaha Tunggu Rencana Petronas Soal Motor Fabio Quartararo
Otomotif 27 September 2019, 11:35
-
Bos Yamaha: Marquez dan Honda Memang Kombinasi Sempurna
Otomotif 27 September 2019, 11:00
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR