Bola.net - - Meski hanya finis kedelapan di MotoGP Qatar tiga pekan lalu, Johann Zarco tak patah arang untuk meraih kemenangan perdananya musim ini. Sempat memimpin selama 17 lap, rider Monster Yamaha Tech 3 ini malah makin percaya diri bahwa gilirannya untuk berdiri di podium terpuncak akan segera tiba.
Selama masa pramusim, Zarco memang diketahui konsisten berada di papan atas. Performanya ini terkonfirmasi dalam sesi kualifikasi di Qatar, di mana ia mematahkan rekor catatan waktu Jorge Lorenzo yang berusia 10 tahun. Dalam sesi balap, ia pun mengasapi para rivalnya, sebelum ban depannya aus.
"Awalnya, bahkan sebelum memulai pekan balap, Anda harus menargetkan kemenangan. Kemudian, sesuai situasi pada sesi latihan dan jika Anda mengalami kesulitan, maka Anda harus 'merevisi' target Anda. Tapi jika Anda tampil kuat di Qatar seperti saya, tak ada opsi selain membidik kemenangan," ujarnya kepada Motorsport.
Maka, apa yang sejatinya tak dimiliki Zarco di Qatar hingga gagal menang? "Sedikit keberuntungan. Anda harus bertarung dan mengerahkan segalanya. Kali ini keberuntungan tak ada di sisi saya. Jadi saya harus menunggu, mempertahankan target kemenangan di pikiran dan memahami situasi selama pekan balap," tuturnya.
Meski pertarungan papan atas MotoGP Qatar sempat melibatkan tujuh orang, para rider ini mengaku bermain aman di awal balap, menghemat ban untuk bisa lebih ngotot di akhir. Di sisi lain, Zarco justru membantah dirinya memimpin begitu lama membuat ban depannya cepat aus hingga posisinya melorot jauh saat melintasi garis finis.
"Konsumsi ban oke-oke saja. Ban depan saya bakal aus lebih cepat andai saya di belakang dan tak memimpin. Saya hanya menunggu, 'jika tak ada yang menyalip, berarti aku masih cukup cepat.' Saya rasa jika Anda di belakang seorang rider, Anda lebih ngotot, dan akhirnya saya menemukan garis balap saya sendiri untuk mempertahankan posisi terdepan sampai balapan menyisakan lima lap," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangga VR46 Rambah MotoGP, Rossi Tunggu Sang Adik
Otomotif 3 April 2018, 14:15
-
Zarco Tekad Ulang Performa Qatar di Argentina
Otomotif 3 April 2018, 12:45
-
Valentino Rossi: Hakimi Performa Rider Memang Gampang!
Otomotif 3 April 2018, 12:00
-
Zarco Kian Pede Bidik Kemenangan di Semua Seri MotoGP
Otomotif 3 April 2018, 09:15
-
Eks Bos Honda Soal Sepang 2015: Rossi Buat Kesalahan
Otomotif 2 April 2018, 13:30
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR