
Bola.net - Brasil memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang maksimal setelah ditahan imbang Maroko. Laga Grup C di MetLife Stadium berakhir dengan skor 1-1 pada Sabtu malam.
Maroko tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung memberi tekanan tinggi kepada Brasil. Kondisi itu membuat Selecao kesulitan mengembangkan permainan pada menit-menit awal.
Meski demikian, Brasil tetap menunjukkan kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Salah satu momen tersebut datang dari Vinicius Junior yang mencetak gol penyama kedudukan.
Hasil ini membuat persaingan di Grup C tetap terbuka. Brasil masih harus menghadapi Haiti dan Skotlandia untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Berikut tiga catatan penting dari laga pembuka tersebut.
1. Start Lambat Selecao

Brasil langsung berada di bawah tekanan sejak awal pertandingan dimulai. Maroko tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan bola.
Pada sepuluh menit pertama, Maroko hampir menguasai 70 persen permainan. Brasil dipaksa bertahan dan kesulitan keluar dari tekanan lawan.
Serangan Maroko banyak diarahkan ke sisi kiri pertahanan Brasil. Douglas Santos beberapa kali menjadi target eksploitasi dari pemain sayap lawan.
Gol Maroko akhirnya datang pada menit ke-21 melalui Ismael Saibari. Lini belakang Brasil gagal membaca pergerakan yang dibangun dengan rapi oleh tim lawan.
Jika ingin bersaing memperebutkan gelar, Brasil harus memperbaiki awal permainan. Mereka tidak boleh terus-menerus membiarkan lawan mengontrol tempo sejak menit pertama.
2. Kilasan Kejayaan Vinicius Junior

Brasil akhirnya bangkit lewat aksi individu Vinicius Junior pada menit ke-32. Aksinya menjadi titik balik dalam pertandingan yang sebelumnya dikuasai Maroko.
Vinicius mencetak gol spektakuler setelah menusuk dari sisi kiri. Sepakannya tak mampu dihentikan oleh kiper Yassine Bounou.
Gol tersebut mengubah suasana pertandingan secara signifikan. Brasil mulai menemukan ritme dan lebih terorganisir dalam membangun serangan.
Momen itu kembali menegaskan tradisi Brasil yang kerap bergantung pada pemain bintang. Sejarah panjang mereka di Piala Dunia sering ditentukan oleh individu seperti Pele hingga Ronaldo.
Vinicius kini menjadi salah satu tumpuan utama Selecao di era modern. Ia sudah mencatat 10 gol dari 50 penampilan internasional.
3. Misi Rumo ao Hexa Mulai Teruji

Target Brasil untuk meraih gelar keenam kembali diuji sejak laga pertama. Hasil imbang membuat jalan mereka tidak semulus yang diharapkan.
Secara historis, Brasil hampir selalu menang pada laga pembuka Piala Dunia. Situasi kali ini menjadi pengecualian yang jarang terjadi.
Dalam 20 edisi terakhir, Brasil hanya tiga kali gagal menang di laga pembuka. Catatan tersebut menunjukkan betapa pentingnya start sempurna bagi mereka.
Kini Brasil harus fokus menghadapi laga berikutnya melawan Haiti. Setelah itu, mereka akan menutup fase grup melawan Skotlandia di Miami.
Jika ingin lolos lebih jauh, Brasil wajib segera menemukan konsistensi. Target Rumo ao Hexa (gelar keenam) masih terbuka, tetapi tantangannya kini semakin nyata.
Sumber: FotMob
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
Piala Dunia 14 Juni 2026, 17:45
-
Danilo Nilai Hasil Imbang Brasil vs Maroko Sudah Adil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 09:04
LATEST UPDATE
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Manchester United Imbang Lawan Fulham, Michael Carrick Samai Rekor Buruk 12 Tahun Lalu
Liga Inggris 21 September 2026, 18:51
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR