Dua gol dari mantan pemain Manchester United, Diego Forlan dan satu gol dari Alvaro Pereira mengalahkan tim Bafana Bafana dalam pertandingan kedua tersebut.
Tim tuan rumah itu kini perlu memenangi pertandingan terakhir mereka melawan Prancis untuk menunggu peluang maju ke babak berikutnya.
"Gol yang bagus dari Forlan tapi tidak ada yang dapat kami perbuat menyangkut gol itu, itu salah salah dari beberapa hal yang bisa terjadi dalam sepak bola," kata Mokoena, soal gol pertama dari pemain depan Atletico Madrid itu.
"Hal yang penting adalah terus maju dan melupakan apa yang sudah terjadi, kami masih memiliki satu pertandingan untuk dimainkan dan itu sangat penting."
"Semuanya menyadari berada di posisi apa kami pada saat ini, kami main imbang sekali dan kalah sekali, dan itu tentu saja bukan posisi yang bagus."
"Akan menjadi pertandingan sulit melawan Prancis nanti, bagi kami ini betul-betul soal kembali lagi ke hasil imbang lalu dan bersiap untuk melawan Prancis."
Pemain berusia 29 tahun itu merasa bahwa timnya tidak menunjukkan kematangan yang cukup untuk mengalahkan tim asal Amerika Selatan itu namun dia mengatakan bahwa saat yang paling menentukan itu adalah penalti."
Penjaga gawang Itumeleng Khune dikeluarkan dari lapangan setelah menjatuhkan Luis Suarez, yang kemudian Forlan mengeksekusi dari titik penalti untuk membuat kedudukan menjadi 2-0.
"Penalti itu, semua orang dapat bicara banyak soal itu. Itu mengubah keadaan kami dan mengubah permainan keseluruhan."
Gelandang Everton Steven Pienaar mengatakan pertandingan terakhir grup mereka melawan Prancis akan menyerupai final Piala Dunia.
"Saat ini menyedihkan, kami kecewa kalah, tapi kami harus membangkitkan diri kami sendiri, ini bukan akhir," katanya.
"Kami harus berharap pertandingan besok (Kamis, antara Prancis dan Meksiko) hasilnya akan membantu kami. Kami akan berharap imbang dan kemudian kami memiliki pertandingan final melawan Prancis," katanya. (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR