
Bola.net - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sekali lagi memohon kepada semua pihak untuk mengakhiri polemik soal keputusan merenovasi Jakarta International Stadium (JIS).
Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI berencana mengajukan JIS sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17 2023. Namun, JIS memerlukan renovasi yang kemudian dipersilakan oleh Anies Baswedan.
Nantikan update berita Anies Baswedan di Merdeka.com
JIS didirikan di era kepemimpinan Anies. Stadion itu dibangun pada September 2019 hingga April 2023 yang memakan anggaran Rp4,5 triliun dan berkapasitas 82 ribu.
"Saya rasa polemik JIS sudah selesai lah. Pak Anies sudah bicara ini adalah aset Indonesia, silakan direnovasi," ujar Erick Thohir dinukil dari Antara.
Ungkapan Erick Thohir

"Saya juga sudah bicara, JIS jangan dikaitkan dengan isu politis. Ini isu kami ingin menyukseskan Piala Dunia U-17 2023," jelas Erick Thohir.
Beberapa waktu lalu, Erick Thohir bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPUPR) RI, Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, hingga Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, telah menginspeksi JIS.
Erick Thohir juga membantah narasi yang beredar di media sosial bahwa biaya renovasi JIS mencapai Rp5 triliun.
Memohon

"Kalau dibilang anggaran JIS saja Rp5 triliun, itu salah. Sebanyak 22 stadion yang direnovasi itu anggarannya Rp1,9 triliun," imbuh Erick Thohir.
"Saya memohon kepada rekan-rekan media untuk membantu polemik yang tidak penting. Kan kita ingin perbaiki ini sama-sama agar Piala Dunia U-17 2023 berjalan sukses."
"Memangnya kita mau gagal lagi seperti Piala Dunia U-20 2023? Masa sudah diberikan kesempatan, digagalkan lagi oleh diri sendiri. Bangsa apa kita ketika gagal marah-marah, menang berjibaku saling menyalahkan," ucapnya.
Calon Venue Piala Dunia U-17 2023

Erick Thohir berencana mengajukan JIS ke FIFA sebagai venue Piala Dunia U-17 2023 yang akan digelar di Indonesia pada 10 November-2 Desember 2023.
Namun, pemerintah lebih dulu ingin mengganti rumput JIS dengan biaya Rp6 miliar.
Rumput JIS, yang berjenis hibrida alias kombinasi rumput zoysia japonica dengan sintetis, disebut tidak standar FIFA. Perbaikan total menjadi solusi satu-satunya.
Perkara Rumput
"Kami ingin memperbaiki ini. Tidak ada kaitannya dengan politik. Kami ingin mempunyai turnamen yang sukses. Kami mengusulkan. Rumput perdebatannya itu. Didebatkan lagi ini ahlinya, ya tidak selesai-selesai," ungkap Erick Thohir.
Sementara itu, Wakil Ketua PSSI, Ratu Tisha Destria, mengungkapkan rumput JIS ditumbuhi gulma atau tumbuhan pengganggu.
"Jenis rumput itu bermacam-macam. Saya bukan ahlinya. Nanti kalau saya ngomong begini, di media sosial dipotong lagi. Tidak mengerti rumput tapi ngomong rumput. Salah lagi. Karena sepotong-potong," ujar Erick Thohir.
Jangan Diperdebatkan
"Saya sudah bilang, jangan diperdebatkan lagi. Rumput yang ditanam di dalam lapangan dan luar lapangan itu sama. Kenapa yang di luar lapangan bagus? Karena sinar mataharinya cukup."
"Rumput itu hidup karena sinar matahari dan juga air. Kenapa yang di dalam lapangan tidak maksimal? Karena ada gulmanya," jelas pria yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI itu.
Ratu Tisha menjelaskan gulma yang berkeliaran di rumput JIS. "Sebab, kurang sinar matahari. Jadi seperti ada penyakit-penyakitnya, ada gangguan-gangguan karena kebanyakan atau kekurangan sinar matahari," ucap Tisha.
Media Tanam Rumput JIS
Rumput JIS butuh disinari matahari selama delapan jam sehari. Selain gulma, rumput JIS yang ditanam di karpet sintetis, medianya cukup dangkal sehingga akarnya tidak tembus ke bawah.
"Namun, dalam kasus JIS ini, rumputnya kekurangan sinar matahari," ungkap wanita kelahiran Jakarta, 30 Desember 1985, tersebut.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Rizki Hidayat) 11 Juli 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Banyak Kesalahan Wasit, Pelatih Madura United: Kita Harus Pakai VAR
Bola Indonesia 11 Juli 2023, 13:06
LATEST UPDATE
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR