Selain skor imbang tanpa gol sepanjang waktu normal, extra time juga tak menghasilkan apa-apa. Adu penalti pun digelar untuk menentukan pemenang di Sao Paulo. Argentina unggul 4-2 dan lolos ke final, Kamis (10/7).
Sepanjang laga, Belanda membukukan 7 shots (1 on target) dan Argentina punya 8 shots (4 on target). Ini jelas jauh beda kalau dibandingkan dengan Brasil vs Jerman yang diwanai total 18 shots on target dan 8 gol.
Belanda sendiri tak menghasilkan satu pun shot on target di 90 menit waktu normal. Shot on target tunggal Belanda oleh Robben lahir saat extra time.
0 - Netherlands failed to have a single shot on target in the opening 90 minutes vs Argentina. Blank. #NED #ARG
— OptaJoe (@OptaJoe) July 9, 2014
Sementara itu, Argentina empat kali mengancam gawang Belanda melalui Marcos Rojo, Rodrigo Palacio, Maxi Rodriguez dan Lionel Messi, tapi tak ada yang lewat dari penjagaan Jasper Cillessen.
0 - A World Cup semi-final has ended 0-0 for the first time. Refreshing.
— OptaJoe (@OptaJoe) July 9, 2014
Alhasil, semifinal yang suram dalam artian minim peluang maupun gol yang tercipta ini pun menjadi semifinal Piala Dunia pertama sepanjang sejarah yang berakhir dengan skor kacamata. [initial]
Klik Juga:
- Galeri Suporter: Belanda vs Argentina
- Galeri Suporter: Brasil vs Jerman
- Belum Ada Belanda Lain Sejak Kluivert 1998
- Tumpulnya Para Pemain Pengganti Argentina
- Muller Sudah Lewati Baggio, Villa, Eusebio, Vieri
- Bunuh Brasil, Jerman Hanya Butuh 10 Peluru
- Pukulan Ganda Dari Jerman Buat Brasil
- 10 Master Dribel di Piala Dunia 2014
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kuyt: Meski Punya Messi, Argentina Tak Mengesankan
Piala Dunia 10 Juli 2014, 22:24
-
Messi Dedikasikan Kemenangan untuk Jurnalis
Piala Dunia 10 Juli 2014, 15:30
-
'Jerman Favorit, Tapi Awasi Messi'
Piala Dunia 10 Juli 2014, 13:52
-
Argentina Selalu Digdaya di Semifinal
Piala Dunia 10 Juli 2014, 12:58
-
Skuat Argentina Berpesta, Messi Jalani Tes Doping
Piala Dunia 10 Juli 2014, 12:49
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR