
Bola.net - Nama Josep Guardiola masuk dalam perbincangan sebagai kandidat pelatih Timnas Italia. Eks bek Juventus, Leonardo Bonucci, terang-terangan menginginkan Guardiola memimpin perubahan besar di skuad Azzurri.
Italia saat ini berada dalam situasi sulit setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kondisi ini memicu kebutuhan mendesak akan arah baru bagi tim nasional.
Kursi pelatih menjadi kosong usai Gennaro Gattuso mundur dari jabatannya. Keputusan tersebut memperpanjang periode ketidakpastian di tubuh federasi sepak bola Italia.
Bonucci yang kini terlibat dalam staf kepelatihan melihat momen ini sebagai peluang untuk melakukan perubahan besar. Ia percaya sosok dengan visi kuat dibutuhkan untuk mengembalikan reputasi Italia di panggung internasional.
Guardiola Jadi Figur Ideal

Bonucci secara terbuka mengutarakan pandangannya terkait sosok pelatih ideal bagi Italia. Ia menilai Guardiola sebagai figur yang tepat untuk membawa transformasi menyeluruh.
“Jika kami menginginkan perubahan besar di tim nasional, saya akan mengatakan sosok yang tepat adalah Pep Guardiola. Itu sangat sulit, tetapi bermimpi tidak membutuhkan biaya,” ujar Bonucci.
Guardiola sendiri saat ini masih terikat kontrak dengan Manchester City hingga Juni 2027. Pelatih asal Spanyol itu juga beberapa kali mengungkapkan ketertarikannya melatih tim nasional di masa depan.
Kandidat Lain dan Situasi Federasi

Selain Guardiola, dua nama lokal muncul sebagai kandidat kuat untuk posisi pelatih. Mereka adalah Antonio Conte dan Massimiliano Allegri.
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia juga berdampak pada struktur federasi. Presiden federasi, Gabriele Gravina, memilih mundur di tengah tekanan politik.
Situasi semakin berubah setelah Gianluigi Buffon turut melepas jabatannya sebagai kepala delegasi tim. Pemilihan presiden baru federasi dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni.
Misi Rebuild dari Dasar

Bonucci menegaskan bahwa Italia membutuhkan proses panjang untuk kembali ke level tertinggi. Ia menilai keberanian menghadapi realitas menjadi langkah awal yang penting.
“Kami harus memiliki keberanian menghadapi apa yang terjadi agar bisa mendapatkan kembali rasa hormat dunia,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya membangun ulang sepak bola Italia dari lini pertahanan.
Menurut Bonucci, regenerasi pemain muda harus menjadi prioritas utama. Ia percaya kolaborasi antara dunia sepak bola dan kebijakan publik menjadi kunci untuk menciptakan fondasi yang kuat.
Italia, yang pernah empat kali menjuarai Piala Dunia, kini menghadapi tantangan besar untuk bangkit. Bonucci menutup dengan pandangan sederhana bahwa tidak ada solusi instan selain waktu dan kesabaran.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
-
Antonio Conte Buka Suara soal Peluang Kembali Latih Timnas Italia
Liga Italia 7 April 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
-
Man of the Match Arab Saudi vs Uruguay: Federico Valverde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:29
-
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
























KOMENTAR