Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia

Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Reaksi pemain Italia setelah kalah dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bola.net - Nama Josep Guardiola masuk dalam perbincangan sebagai kandidat pelatih Timnas Italia. Eks bek Juventus, Leonardo Bonucci, terang-terangan menginginkan Guardiola memimpin perubahan besar di skuad Azzurri.

Italia saat ini berada dalam situasi sulit setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kondisi ini memicu kebutuhan mendesak akan arah baru bagi tim nasional.

Kursi pelatih menjadi kosong usai Gennaro Gattuso mundur dari jabatannya. Keputusan tersebut memperpanjang periode ketidakpastian di tubuh federasi sepak bola Italia.

Bonucci yang kini terlibat dalam staf kepelatihan melihat momen ini sebagai peluang untuk melakukan perubahan besar. Ia percaya sosok dengan visi kuat dibutuhkan untuk mengembalikan reputasi Italia di panggung internasional.

1 dari 3 halaman

Guardiola Jadi Figur Ideal

Pelatih Manchester City,  Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Bonucci secara terbuka mengutarakan pandangannya terkait sosok pelatih ideal bagi Italia. Ia menilai Guardiola sebagai figur yang tepat untuk membawa transformasi menyeluruh.

“Jika kami menginginkan perubahan besar di tim nasional, saya akan mengatakan sosok yang tepat adalah Pep Guardiola. Itu sangat sulit, tetapi bermimpi tidak membutuhkan biaya,” ujar Bonucci.

Guardiola sendiri saat ini masih terikat kontrak dengan Manchester City hingga Juni 2027. Pelatih asal Spanyol itu juga beberapa kali mengungkapkan ketertarikannya melatih tim nasional di masa depan.

2 dari 3 halaman

Kandidat Lain dan Situasi Federasi

Pelatih Napoli, Antonio Conte berpose dengan trofi Supercoppa Italiana. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Pelatih Napoli, Antonio Conte berpose dengan trofi Supercoppa Italiana. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Selain Guardiola, dua nama lokal muncul sebagai kandidat kuat untuk posisi pelatih. Mereka adalah Antonio Conte dan Massimiliano Allegri.

Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia juga berdampak pada struktur federasi. Presiden federasi, Gabriele Gravina, memilih mundur di tengah tekanan politik.

Situasi semakin berubah setelah Gianluigi Buffon turut melepas jabatannya sebagai kepala delegasi tim. Pemilihan presiden baru federasi dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni.

3 dari 3 halaman

Misi Rebuild dari Dasar

Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada Alessandro Bastoni dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia antara Bosnia dan Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada Alessandro Bastoni dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia antara Bosnia dan Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bonucci menegaskan bahwa Italia membutuhkan proses panjang untuk kembali ke level tertinggi. Ia menilai keberanian menghadapi realitas menjadi langkah awal yang penting.

“Kami harus memiliki keberanian menghadapi apa yang terjadi agar bisa mendapatkan kembali rasa hormat dunia,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya membangun ulang sepak bola Italia dari lini pertahanan.

Menurut Bonucci, regenerasi pemain muda harus menjadi prioritas utama. Ia percaya kolaborasi antara dunia sepak bola dan kebijakan publik menjadi kunci untuk menciptakan fondasi yang kuat.

Italia, yang pernah empat kali menjuarai Piala Dunia, kini menghadapi tantangan besar untuk bangkit. Bonucci menutup dengan pandangan sederhana bahwa tidak ada solusi instan selain waktu dan kesabaran.

Sumber: ESPN


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL