Rasmus Hojlund Tiba-tiba Tumbang, Giovane Ceritakan Momen Mengejutkan Jadi Striker Dadakan Napoli Lawan Milan

Bola.net - Napoli meraih kemenangan penting saat menjamu AC Milan dalam lanjutan Serie A di Stadio Diego Armando Maradona. Di balik hasil itu, ada kisah tak terduga soal susunan pemain. Penyerang muda Giovane tiba-tiba harus turun sebagai ujung tombak dalam situasi darurat.
Masalah muncul pada pagi hari jelang laga. Rasmus Hojlund yang semula disiapkan sebagai striker utama mendadak tumbang akibat virus perut. Waktu yang sempit memaksa staf pelatih Napoli bergerak cepat mencari alternatif.
Kondisi makin rumit karena tim besutan Antonio Conte tengah dihantam cedera. Romelu Lukaku, David Neres, dan Giovanni Di Lorenzo sudah lebih dulu absen. Dalam situasi serba terbatas itu, Giovane akhirnya ditunjuk sebagai solusi darurat untuk menghadapi Rossoneri.
Meski bukan posisi alaminya, Giovane bermain ngotot sepanjang laga. Napoli pun mengamankan kemenangan 1-0 lewat gol pemain pengganti, Matteo Politano, di babak kedua. Tiga poin ini menjaga jarak mereka tetap dekat dengan Inter Milan di puncak klasemen.
Shock karena Hojlund Menghilang

Giovane mengaku tak menyangka akan jadi starter sebagai penyerang tengah. Ia baru menyadarinya setibanya di kamp latihan, saat tidak melihat Hojlund yang kondisinya menurun drastis.
Informasi soal absennya Hojlund memang baru ramai di media siang hari. Namun di internal tim, kabar itu sudah beredar lebih dulu. Beberapa jam sebelum pertandingan, Giovane diminta bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, yang akhirnya benar terjadi.
"Ketika saya sampai di kamp pagi ini, saya tidak melihat Hojlund karena dia sedang tidak enak badan," ujar Giovane kepada DAZN Italia.
"Semua orang mulai memberi tahu saya bahwa saya harus bersiap, karena saya mungkin harus bermain. Saya masih muda, saya tahu harus terus belajar, apalagi ini posisi yang belum sering saya mainkan," tambahnya.
Perubahan Taktik di Babak Kedua
Sebelum bergabung dari Hellas Verona pada Januari lalu, Giovane lebih sering bermain di sisi sayap. Peran sebagai striker tunggal jelas menuntut hal berbeda, baik secara fisik maupun penempatan posisi. Ia mengandalkan pengalaman lamanya di level junior untuk beradaptasi.
Kunci perubahan justru datang saat jeda. Instruksi dari Conte membuat permainan Napoli lebih hidup. Giovane diminta aktif melakukan pergerakan tanpa bola untuk menarik bek lawan dan membuka ruang. Setelah itu, alur serangan Napoli terlihat lebih rapi dan mengalir.
"Saya pernah bermain di posisi itu saat masih muda, jadi saya mencoba membantu tim sebisa mungkin," katanya.
"Di babak kedua, pelatih meminta saya lebih banyak bergerak untuk membuka ruang. Itu membuat permainan kami jauh lebih baik," lanjutnya.
Kehidupan Unik di Naples
Di luar lapangan, Giovane dikenal cukup tertutup—berbeda dari stereotip pemain Brasil pada umumnya. Sejak tiba di Naples, ia belum banyak menjelajah kota. Bahkan, kebiasaannya itu kerap jadi bahan candaan rekan setimnya.
Ia lebih sering menghabiskan waktu di rumah ketimbang keluar menikmati suasana kota. Meski begitu, ia merasa Naples punya nuansa yang mengingatkannya pada Brasil.
"Saya cukup tertutup dan tidak terlalu suka keluar. Bahkan Juan Jesus bilang saya orang Brasil yang aneh," ujarnya sambil tertawa.
"Kota ini indah dan mengingatkan saya pada Brasil. Saya harap ke depan bisa melihat lebih banyak lagi," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
-
Antonio Conte Buka Suara soal Peluang Kembali Latih Timnas Italia
Liga Italia 7 April 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR