
Bola.net - Anthony Gordon terus menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pemain pelengkap dalam skuad Inggris. Winger baru Barcelona itu kembali mencuri perhatian pada laga pemanasan terakhir sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Dalam kemenangan telak Inggris atas Kosta Rika di laga uji coba, Gordon mencatatkan satu gol dan satu assist. Penampilan tersebut bukan hanya membantu The Three Lions meraih hasil positif, tetapi juga memperkuat peluangnya untuk merebut tempat utama di sisi kiri serangan.
Persaingan dengan Marcus Rashford kini menjadi salah satu keputusan terbesar yang harus diambil Thomas Tuchel menjelang pertandingan pembuka Inggris. Dan untuk saat ini, Gordon tampaknya sedang berada di posisi terdepan.
Ambisi yang Selalu Mengiringi Perjalanan Gordon

Sejak awal kariernya, Gordon dikenal sebagai pemain yang memiliki ambisi besar. Ketika diperkenalkan sebagai pemain Barcelona, kemampuannya berbicara bahasa Spanyol sempat menarik perhatian.
Menurut pengakuannya saat itu, kemampuan tersebut lahir dari impiannya bermain untuk raksasa Catalan tersebut. Ambisi serupa juga terlihat dalam berbagai aspek kariernya, mulai dari keinginan mengenakan nomor punggung 10 hingga mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor penalti.
Kepercayaan dirinya terlihat jelas sepanjang musim lalu. Setelah kepergian Alexander Isak dan Callum Wilson dari Newcastle, Gordon melihat peluang untuk menjadi pengambil penalti utama. Sebagian pihak menilai itu sebagai bentuk rasa percaya diri tinggi, sementara yang lain menganggapnya sebagai sifat yang terlalu haus gol.
Keputusan-keputusan tersebut berkontribusi terhadap catatan golnya. Dari 10 gol yang ia cetak di Liga Champions musim ini, lima di antaranya lahir melalui titik putih.
Momen Penting Saat Melawan Kosta Rika

Kesempatan berikutnya datang dalam laga melawan Kosta Rika. Saat Eberechi Eze mendapatkan penalti akibat handball lawan, Gordon langsung maju sebagai algojo.
Biasanya tugas itu menjadi milik Harry Kane. Namun sang kapten sudah lebih dulu ditarik keluar beberapa menit sebelumnya, membuka ruang bagi pemain lain untuk mengambil tanggung jawab tersebut.
Gordon tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia sukses mengeksekusi penalti dan mencetak gol ketiganya bersama tim nasional Inggris.
Kontribusinya tidak berhenti di sana. Sebelumnya, ia juga memberikan assist untuk gol Declan Rice. Catatan satu gol dan satu assist membuatnya menjadi salah satu pemain paling menonjol di lapangan.
Menariknya, sebelum penalti tersebut diberikan, Gordon sempat dijatuhi hadiah penalti setelah dijatuhkan di kotak terlarang. Namun tayangan ulang menunjukkan ia terlalu mudah terjatuh sehingga keputusan itu dibatalkan.
Persaingan Langsung dengan Marcus Rashford

Persaingan antara Gordon dan Rashford kini terlihat semakin jelas. Rashford sebenarnya tampil sangat impresif saat menghadapi Selandia Baru beberapa hari sebelumnya dan sempat dianggap unggul dalam perebutan posisi sayap kiri.
Namun, pilihan susunan pemain Tuchel melawan Kosta Rika memberikan petunjuk berbeda. Gordon mendapat kesempatan menjadi starter dan mampu memanfaatkannya dengan maksimal.
Selain kecepatan yang sudah menjadi ciri khasnya, Gordon menunjukkan kemampuan lain yang membuatnya semakin menarik di mata pelatih. Dalam beberapa situasi sempit di dekat garis akhir lapangan, ia mampu menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Salah satu aksinya dari sisi kiri menjadi awal terciptanya gol pembuka Inggris. Kemampuan untuk mengombinasikan kecepatan, agresivitas, dan kreativitas menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Di sisi lain, Rashford juga memiliki kualitas serupa dalam hal kecepatan dan kemampuan bermain melebar. Karena itu, persaingan keduanya kemungkinan akan berlangsung hingga menjelang laga pertama Inggris di Piala Dunia.
Tuchel Mulai Menemukan Formula di Sisi Kiri
Salah satu masalah terbesar Inggris pada Euro 2024 adalah minimnya keseimbangan di sisi kiri permainan. Saat itu, Phil Foden sering bergerak ke area tengah dan membuat ruang yang seharusnya ditempati winger kiri menjadi kosong.
Kondisi tersebut juga diperburuk oleh absennya kemitraan alami di sisi kiri lapangan. Kieran Trippier, yang beberapa kali dimainkan sebagai bek kiri darurat, lebih sering bergerak ke dalam karena kaki dominannya adalah kaki kanan.
Melawan Kosta Rika, situasinya terlihat berbeda. Kombinasi antara Gordon dan Nico O'Reilly berjalan cukup efektif dan memberikan dimensi baru dalam serangan Inggris.
Tuchel memang masih memiliki alternatif lain. Morgan Rogers juga dapat dimainkan di sisi kiri dan bahkan beberapa kali menjalankan peran tersebut bersama Aston Villa.
Namun, kebutuhan sistem permainan Tuchel tampaknya lebih cocok untuk pemain yang memiliki kecepatan tinggi dan mampu menjaga lebar lapangan. Dalam aspek tersebut, Gordon dan Rashford memiliki keunggulan dibandingkan opsi lain.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jadwal dan Live Streaming Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026 Hari Ini, 13 Juni 2026
- Alisson Yakin Brasil Siap, Maroko Jadi Ujian Pertama di Piala Dunia 2026
- Dibungkam Korea Selatan, Pelatih Ceko Sebut Tim yang Lebih Baik Menang
- Lee Kang-in Bicara Targetnya Usai Antar Korea Selatan Taklukkan Ceko
- Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:06
LATEST UPDATE
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR