
Bola.net - Miroslav Koubek mengakui Korea Selatan tampil lebih baik saat mengalahkan Republik Ceko 2-1 pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026) pagi WIB. Kekalahan tersebut mengakhiri rangkaian enam pertandingan tanpa kalah yang sebelumnya dibukukan timnya.
Ceko sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Ladislav Krejci. Namun Korea Selatan mampu bangkit lewat gol Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu untuk membalikkan keadaan.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Koubek tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya. Menurut dia, timnya sudah berusaha keras menghadapi lawan yang memiliki kecepatan tinggi.
Hasil tersebut membuat Ceko harus segera berbenah sebelum menghadapi Afrika Selatan pada laga kedua grup. Koubek menilai masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, terutama di sektor penyerangan.
Tim yang Lebih Baik Memang Menang

Koubek menilai pertandingan berlangsung sulit karena Korea Selatan mampu memanfaatkan kecepatan mereka dengan baik. Ceko sempat menciptakan beberapa peluang, tetapi tidak cukup untuk menghindari kekalahan.
Menurutnya, timnya melakukan sejumlah kesalahan yang akhirnya dimanfaatkan lawan. Ia pun tidak ragu mengakui bahwa Korea Selatan tampil lebih efektif sepanjang pertandingan.
"Kami memang melakukan beberapa kesalahan, tetapi juga menciptakan peluang. Lawan kami sangat cepat, dan tim yang lebih baiklah yang menang," ujar Koubek.
"Kami harus berjuang dan kami melakukannya. Sekarang kami harus bangkit dan melanjutkan perjalanan," sambung Koubek.
Ceko Harus Lebih Tajam di Sepertiga Akhir

Pelatih berusia 74 tahun itu menyoroti kurang maksimalnya permainan timnya saat memasuki area pertahanan lawan. Ia merasa Ceko masih membutuhkan kreativitas dan ketajaman yang lebih baik di lini depan.
Koubek juga berharap para pemain kunci seperti Patrik Schick dan Pavel Sulc dapat memberikan kontribusi lebih besar pada pertandingan berikutnya. Keduanya ditarik keluar pada babak kedua setelah terlihat kelelahan akibat cuaca yang cukup panas.
"Kami harus lebih menyerang dan lebih kreatif di 30 meter terakhir. Dalam aspek menyerang, kami masih memiliki ruang untuk berkembang," jelas Koubek.
Fokus Menatap Laga Kontra Afrika Selatan

Ceko akan menghadapi Afrika Selatan pada pertandingan berikutnya yang digelar 18 Juni mendatang. Koubek menyadari laga tersebut akan kembali menjadi tantangan berat bagi timnya.
Ia juga menyoroti kondisi fisik para pemain yang terkuras setelah pertandingan pembuka. Meski demikian, Koubek menegaskan timnya harus segera memulihkan kondisi dan bersiap menghadapi pertandingan berikutnya.
"Kami akan menghadapi lawan yang sulit dan kami baru saja menghadapi lawan yang sulit," ujar Koubek.
"Itu adalah kewajiban kami untuk bermain hingga akhir pertandingan, jadi jelas para pemain kelelahan," tutur Koubek.
Koubek Soroti Jadwal Perjalanan Tim

Selain fokus pada pertandingan, Koubek juga menyinggung perjalanan panjang yang harus dijalani timnya selama fase grup. Setelah laga ini, Ceko akan terbang ke Atlanta untuk menghadapi Afrika Selatan.
Meski mengakui situasi tersebut tidak ideal, ia memilih menerima kondisi yang sudah ditetapkan penyelenggara. Koubek tetap percaya tim logistik Ceko mampu membantu tim menjalani agenda yang padat.
"Kami hanya harus menjalaninya karena itulah yang sudah direncanakan untuk kami," ungkap Koubek.
"Tim logistik kami bekerja dengan baik, tetapi memang tidak ideal jika kami harus melakukan perjalanan sejauh itu," pungkas Koubek.
Sumber: Flashscore
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Hari Pertama Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 16:45
-
Dibungkam Korea Selatan, Pelatih Ceko Sebut Tim yang Lebih Baik Menang
Piala Dunia 12 Juni 2026, 15:18
-
Lee Kang-in Bicara Targetnya Usai Antar Korea Selatan Taklukkan Ceko
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:55
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
-
Buang 5 Peluang Lawan Ceko, Son Heung-min Dikritik, Son Heung-min Dibela
Piala Dunia 12 Juni 2026, 13:33
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR