
Bola.net - Timnas Inggris akan berhadapan dengan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2022 pada Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. Penyerang sayap Inggris, Bukayo Saka mengaku sudah siap andai ditunjuk sebagai eksekutor jika berakhir dengan babak adu penalti.
Sebelumnya, Saka menjadi salah satu eksekutor penalti Inggris yang gagal saat final Piala Eropa 2020 melawan Italia. Kegagalan tersebut membuat tim asuhan Gareth Southgate harus rela menyerah dari Italia sebagai juara Eropa.
Kegagalan Saka sebagai eksekutor bahkan membuatnya mendapatkan beragam aksi rasisme online. Namun Saka secara pribadi sudah mencoba melupakan aksi tidak pantas tersebut. “Secara pribadi saya sudah berusaha move on dari saat itu," ujar Saka dikutip dari BBC.
Meskipun merupakan pengalaman yang kelam, Saka tidak akan pernah bisa melupakan kegagalan di final Piala Eropa 2020 tersebut. "Jelas saya tahu saya tidak pernah bisa melupakan itu (kegagalan penalti), itu ada dalam sejarah,” tambahnya.
Saka Siap Kembali Jadi Eksekutor

Timnas Inggris akhirnya mendapatkan lawan serius di Piala Dunia 2022 setelah lolos ke babak perempat final. The Three Lions akan melawan sang juara bertahan Prancis untuk merebut tiket ke semifinal.
Kekuatan kedua tim yang sama kuat memungkinkan laga akan mencapai babak adu penalti. Andai itu terjadi, Bukayo Saka menyatakan diri siap mendapatkan kembali kepercayaan untuk menjadi eksekutor.
Saka nampaknya sudah siap untuk membayar hutangnya kepada timnas Inggris setelah gagal di Piala Eropa 2020. "Jika saatnya tiba dan saya terpilih untuk mengambilnya (eksekutor penalti), saya akan dengan senang hati melakukannya," terang Saka.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Kualitas Saka Semakin Meningkat

Wajar saja jika Bukayo Saka merasa sudah siap untuk kembali mendapatkan tugas sebagai eksekutor penalti bagi Inggris. Pasalnya pemain milik Arsenal tersebut mengakui dirinya sudah banyak meningkat secara kualitas permainan dan rasa percaya dirinya sejak Piala Eropa 2020.
“Saya telah menjadi dewasa dan banyak berkembang sejak saat itu. Saya tidak akan meningkatkan kualitas yang saya miliki untuk Arsenal jika saya tidak percaya diri,” tegas Saka.
Pernyataan Saka bukanlah hanya sebuah omong kosong belaka mengingat kontribusinya bagi Inggris di Piala Dunia 2022. Hingga saat ini, Saka bersama Marcus Rashford tercatat sebagai top skor sementara Inggris di Piala Dunia 2022 dengan tiga gol.
"Tetapi pada saat yang sama, datang ke sini (Piala Dunia 2022) dan mencetak tiga gol itu, tentu saja, banyak mengangkat saya. Dan cinta dari para penggemar yang terus saya terima telah banyak mengangkat saya juga dan memberi saya banyak kepercayaan diri,” tambah Saka.
Sumber: BBC
Penulis Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Top Skor Sepanjang Masa Timnas Prancis, Olivier Giroud: Sabar Adalah Kunci!
Piala Dunia 6 Desember 2022, 23:55
-
Inggris Blunder Besar Jika Hanya Fokus ke Kylian Mbappe Seorang
Piala Dunia 6 Desember 2022, 21:53
-
Bukayo Saka Ogah Disamakan dengan Kylian Mbappe
Piala Dunia 6 Desember 2022, 15:53
-
Hentikan Kylian Mbappe Belum Tentu Hentikan Prancis
Piala Dunia 6 Desember 2022, 13:17
-
Mau Sukses Lawan Prancis di Piala Dunia 2022, Ini Saran Buat Inggris
Piala Dunia 6 Desember 2022, 11:05
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR