
Bola.net - Olivier Giroud baru-baru ini berhasil melewati torehan gol Thierry Henry sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Prancis. Giroud mengungkapkan, apa yang ia raih adalah buah kesabarannya dalam menjalani kariernya sebagai pesepak bola bak pasang surut.
Sebelumnya, penyerang berusia 36 tahun itu berhasil menceploskan satu gol dalam kemenangan Prancis atas Polandia 3-1 di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Berkat torehan satu golnya, total Giroud sudah mengoleksi 52 gol dari 117 caps melampaui 51 gol yang dicetak oleh Thierry Henry.
Bagi Giroud, pencapaian tersebut tidak lah mudah diraih terlebih ia sering dianggap sebagai penyerang pelapis dan bukan pilihan utama di skuad Les Blues. Nasibnya mulai manjur ketika striker andalan Prancis, Karim Benzema absen karena mengalami cedera.
Jelang menghadapi Inggris di babak perempat final, Giroud mengungkapkan perasaannya menyandang status top skor sepanjang masa timnas Prancis dalam sesi konferensi pers.
Simak komentar Olivier Giroud lebih lanjut di bawah ini.
Refleksi Membela Prancis
Giroud mengatakan meraih predikat sebagai top skor sepanjang masa timnas Prancis membuat dirinya sedikit mengenang perjuangannya dalam balutan seragam Les Blues. Kariernya banyak naik-turun serta berbagai tantangan yang pernah ia hadapi menjadi bumbu dalam meraih status tersebut.
"Rekor ini mengingatkan saya pada tahun-tahun yang telah berlalu, 11 tahun bersama Prancis dengan banyak kenangan indah dan beberapa tidak begitu bagus," kata Giroud seperti dilansir dari laman Reuters.
Bisa Dibuat Contoh
Pemain yang kini tengah membela AC Milan ini juga mengatakan bahwa apa yang ia raih bisa dicontoh oleh para pemain muda di luar sana. Menurutnya, para pemain muda bisa meraih apa yang mereka inginkan asal mereka selalu menekankan untuk terus berusaha dan tidak cepat berpuas diri.
“Saya pikir yang paling penting adalah menunjukkan contoh yang baik kepada para pemain muda, untuk menunjukkan kepada mereka bahwa meskipun jalur yang mereka tempuh bukanlah jalur yang mudah, mereka bisa melakukannya."
Sabar Adalah Kunci
Kemudian, Giroud menambahkan dia saat berusia muda tidak bermain di level tertinggi di klub Eropa. Ia hanya berkutat membela klub divisi bawah Liga Prancis. Jadi ia menitipkan pesan kepada para pemain muda untuk tetap fokus apa yang diraih dan sabar menjalani mimpi-mimpi mereka.
"Saya tidak bermain di level tertinggi pada usia 20 tahun, jadi jika itu bisa menjadi contoh bahwa segala sesuatu mungkin terjadi, itu bagus."
"Ini menunjukkan bahwa Anda tidak bisa mendapatkan semuanya dengan segera, seperti yang diinginkan anak-anak muda sekarang, ketangguhan itu dan kesabaran adalah kuncinya," tegas Giroud.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Reuters
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kasihan! Impian Marcus Rashford Bersama Barcelona Bakal Kandas
Liga Inggris 4 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13



















KOMENTAR