
Bola.net - Cape Verde melanjutkan kisah luar biasanya di Piala Dunia 2026 setelah memastikan tempat di babak 32 besar. Hasil imbang tanpa gol melawan Arab Saudi menjadi penentu langkah debutan tersebut ke fase gugur.
Cape Verde menutup fase grup dengan tiga hasil imbang beruntun. Torehan itu cukup membawa negara kepulauan di pesisir barat Afrika tersebut finis di posisi kedua grup.
Keberhasilan ini semakin istimewa karena Cape Verde menjadi negara dengan jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa yang mampu menembus babak gugur Piala Dunia. Sebelumnya mereka juga menahan imbang Spanyol 0-0 dan Uruguay 2-2.
Lolosnya Cape Verde turut dipastikan setelah Spanyol mengalahkan Uruguay pada pertandingan lain. Hasil tersebut membuat Spanyol menjadi juara grup, sedangkan Cape Verde berhak mendampingi ke babak 32 besar.
Tiga Hasil Imbang Antar Cape Verde ke Fase Gugur

Hasil imbang dalam seluruh pertandingan fase grup tidak selalu menjamin kelolosan di Piala Dunia. Namun, Cape Verde berhasil memanfaatkan tiga poin yang dikumpulkan untuk melangkah ke babak berikutnya.
Sebelum Cape Verde, beberapa tim juga pernah lolos setelah tiga kali bermain imbang, seperti Wales pada 1958, Irlandia dan Belanda pada 1990, serta Cile pada 1998. Sebaliknya, Selandia Baru gagal lolos pada Piala Dunia 2010 meski juga mencatat tiga hasil seri.
Menjelang pertandingan melawan Arab Saudi, pelatih Bubista mengatakan bahwa semua orang berhak bermimpi dan tidak ada yang mustahil. Ucapan tersebut menjadi kenyataan setelah Cape Verde menciptakan sejarah di turnamen ini.
Vozinha Jadi Tembok Kokoh Cape Verde

Penampilan gemilang kiper berusia 40 tahun, Vozinha, kembali menjadi salah satu kunci keberhasilan Cape Verde. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan.
Vozinha menggagalkan sundulan Mohamed Kanno pada akhir babak pertama. Ia kemudian menepis peluang Mohammed Abu Al-Shamat pada menit ke-66 dan menghentikan tembakan Abdullah Al-Hamdan pada masa tambahan waktu.
Penampilan impresif Vozinha mendapat dukungan penuh dari para suporter. Ibunya, Ana Candida Evora, juga hadir langsung di stadion setelah sebelumnya melewatkan pertandingan melawan Spanyol karena kendala visa.
Siap Tantang Argentina di Babak 32 Besar

Cape Verde sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol sepanjang pertandingan. Kevin Pina, Laros Duarte, dan Nuno da Costa bergantian mengancam gawang Arab Saudi, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan.
Meski tidak mampu mencetak gol, hasil tersebut tetap cukup untuk menjaga harapan mereka. Kepastian lolos baru benar-benar dirayakan setelah Spanyol menyelesaikan kemenangan atas Uruguay.
Para pemain dan suporter Cape Verde menyambut keberhasilan tersebut dengan penuh emosi. Di babak 32 besar, mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina di Miami pada 4 Juli.
Sumber: Daily Mail
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kokopi Malang: Kedai Kopi Markas Mahasiswa yang Tumbuh Berkat KUR BRI
News 27 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41




















KOMENTAR