Cape Verde Ukir Sejarah, Negara Terkecil yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia

Cape Verde Ukir Sejarah, Negara Terkecil yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia
Para pemain Cape Verde merayakan hasil imbang 0-0 melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026, Sabtu (26/6/2026). (c) AP Photo/David J. Phillip

Bola.net - Cape Verde melanjutkan kisah luar biasanya di Piala Dunia 2026 setelah memastikan tempat di babak 32 besar. Hasil imbang tanpa gol melawan Arab Saudi menjadi penentu langkah debutan tersebut ke fase gugur.

Cape Verde menutup fase grup dengan tiga hasil imbang beruntun. Torehan itu cukup membawa negara kepulauan di pesisir barat Afrika tersebut finis di posisi kedua grup.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena Cape Verde menjadi negara dengan jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa yang mampu menembus babak gugur Piala Dunia. Sebelumnya mereka juga menahan imbang Spanyol 0-0 dan Uruguay 2-2.

Lolosnya Cape Verde turut dipastikan setelah Spanyol mengalahkan Uruguay pada pertandingan lain. Hasil tersebut membuat Spanyol menjadi juara grup, sedangkan Cape Verde berhak mendampingi ke babak 32 besar.

1 dari 4 halaman

Tiga Hasil Imbang Antar Cape Verde ke Fase Gugur

Aksi Willy Semedo dalam laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Aksi Willy Semedo dalam laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Hasil imbang dalam seluruh pertandingan fase grup tidak selalu menjamin kelolosan di Piala Dunia. Namun, Cape Verde berhasil memanfaatkan tiga poin yang dikumpulkan untuk melangkah ke babak berikutnya.

Sebelum Cape Verde, beberapa tim juga pernah lolos setelah tiga kali bermain imbang, seperti Wales pada 1958, Irlandia dan Belanda pada 1990, serta Cile pada 1998. Sebaliknya, Selandia Baru gagal lolos pada Piala Dunia 2010 meski juga mencatat tiga hasil seri.

Menjelang pertandingan melawan Arab Saudi, pelatih Bubista mengatakan bahwa semua orang berhak bermimpi dan tidak ada yang mustahil. Ucapan tersebut menjadi kenyataan setelah Cape Verde menciptakan sejarah di turnamen ini.

2 dari 4 halaman

Vozinha Jadi Tembok Kokoh Cape Verde

Aksi Vozinha dalam laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Aksi Vozinha dalam laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Penampilan gemilang kiper berusia 40 tahun, Vozinha, kembali menjadi salah satu kunci keberhasilan Cape Verde. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan.

Vozinha menggagalkan sundulan Mohamed Kanno pada akhir babak pertama. Ia kemudian menepis peluang Mohammed Abu Al-Shamat pada menit ke-66 dan menghentikan tembakan Abdullah Al-Hamdan pada masa tambahan waktu.

Penampilan impresif Vozinha mendapat dukungan penuh dari para suporter. Ibunya, Ana Candida Evora, juga hadir langsung di stadion setelah sebelumnya melewatkan pertandingan melawan Spanyol karena kendala visa.

3 dari 4 halaman

Siap Tantang Argentina di Babak 32 Besar

Deroy Duarte dan Bubista usai laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Deroy Duarte dan Bubista usai laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Cape Verde sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol sepanjang pertandingan. Kevin Pina, Laros Duarte, dan Nuno da Costa bergantian mengancam gawang Arab Saudi, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan.

Meski tidak mampu mencetak gol, hasil tersebut tetap cukup untuk menjaga harapan mereka. Kepastian lolos baru benar-benar dirayakan setelah Spanyol menyelesaikan kemenangan atas Uruguay.

Para pemain dan suporter Cape Verde menyambut keberhasilan tersebut dengan penuh emosi. Di babak 32 besar, mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina di Miami pada 4 Juli.

Sumber: Daily Mail

4 dari 4 halaman

Klasemen Piala Dunia 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL