
Bola.net - Timnas Argentina akan menghadapi Timnas Prancis di final Piala Dunia 2022. La Albiceleste benar-benar perlu memperhatikan barisan belakang mereka saat melawan sang juara bertahan.
Argentina lolos ke final setelah mengalahkan Kroasia 3-0 di semifinal, Rabu (14/12/2022). Sehari berselang, Kamis (15/12/2022), Prancis menekuk Maroko dan menyusul Argentina ke partai puncak.
Prancis mengalahkan Maroko 2-0 di Al Bayt Stadium. Gol-gol Prancis dicetak oleh Theo Hernandez menit 5 dan pemain pengganti Randal Kolo Muani menit 79.
Ada sejumlah catatan menarik di balik kemenangan Prancis tadi malam. Termasuk di antaranya adalah tentang gol cepat Theo Hernandez dan rekor solid Prancis setiap kali unggul di babak pertama.
Salah Satu Gol Tercepat di Semifinal Piala Dunia
4:39 - Theo Hernández’s opener is the earliest scored by any side in a World Cup semi-final since 1958, when Vavá scored within two minutes for Brazil against France. Front-foot. pic.twitter.com/f4yNzxQFM1
— OptaJoe (@OptaJoe) December 14, 2022
Theo Hernandez membuka keunggulan Prancis hanya 4 menit 39 detik setelah kick-off babak pertama. Itu adalah gol tercepat dalam sebuah laga semifinal Piala Dunia sejak 1958, ketika Vava mencetak gol dalam dua menit untuk Brasil di laga kontra Prancis.
Unggul Babak Pertama, Prancis Belum Pernah Kalah
0 - France have never lost a World Cup match when leading at half-time, winning 25 times and drawing once. Submission. pic.twitter.com/9jtYUFkduO
— OptaJoe (@OptaJoe) December 14, 2022
Statistik di atas dirilis Opta setelah babak pertama Prancis vs Maroko, di mana Prancis unggul 1-0 lewat gol cepat Theo Hernandez.
Di situ, disebutkan bahwa Prancis belum pernah kalah dalam laga-laga Piala Dunia di mana mereka unggul pada babak pertama. Catatannya adalah 25 kali menang dan sekali imbang.
Prancis menambah satu gol lagi di babak kedua dan akhirnya menang 2-0. Catatan itu pun kini bertambah panjang, yakni 26 kemenangan dan sekali imbang.
Argentina Tak Boleh Biarkan Prancis Berada di Depan

Fakta di atas perlu dijadikan catatan oleh Argentina. Jika Lionel Messi dan kawan-kawan ingin menang dan jadi juara, mereka sebaiknya jangan sampai membiarkan Prancis berada di depan.
Di sini, peran para pemain bertahan, khususnya kiper Emiliano Martinez, bakal sangat krusial bagi Argentina.
Prancis adalah tim yang solid. Mereka memiliki keseimbangan antarlini yang baik.
Jika Prancis sampai unggul terlebih dahulu, apalagi membawa keunggulan itu sampai jeda, maka Argentina bakal berada dalam bahaya. Sebab, dalam situasi seperti itu, Prancis bisa dibilang sangat ahli dalam mengatur tempo dan mencegah lawan menemukan momentumnya.
Dalam kondisi tertinggal melawan Prancis, tidak bakal mudah bagi Argentina untuk bisa membalikkan keadaan. Argentina sebisa mungkin harus menghindari situasi di mana Prancis dapat dengan leluasa mendikte permainan.
Pemenang di final nanti kemungkinan adalah siapa yang mampu mencetak gol dan unggul terlebih dahulu.
Jadwal Perebutan Juara 3 dan Final Piala Dunia 2022

PEREBUTAN JUARA 3
Pertandingan: Kroasia vs Maroko
Venue: Khalifa International Stadium
Hari, tanggal: Sabtu, 17 Desember 2022
Jam kick-off: 22.00 WIB
Live: SCTV, Indosiar, NEX Parabola
Live streaming: Vidio.
FINAL
Pertandingan: Argentina vs Prancis
Venue: Lusail Iconic Stadium
Hari, tanggal: Minggu, 18 Desember 2022
Jam kick-off: 22.00 WIB
Live: SCTV, Indosiar, NEX Parabola
Live streaming: Vidio.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Griezmannkante: Griezmann di Mana-mana, Bantu Pertahanan hingga Rancang Peluang
- Theo Hernandez di Piala Dunia 2022: 1 Gol, 2 Assist, Senin Harga Naik
- Perebutan Juara 3, Pertarungan Terakhir Kroasia dan Maroko, 2 Lulusan Grup F Piala Dunia 2022
- Luka Modric: Standing Ovation untuk Pemain Spesial, Respek buat sang Maestro
- Dominik Livakovic, Tembok Solid Kroasia Itu Telah Diruntuhkan Argentina
- Modric, Kroasia, Jangan Bersedih, Masih Ada Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2022
- Julian Alvarez Bersinar Cemerlang di Piala Dunia 2022, Masa Depan Timnas Argentina
- Bagi Lionel Messi, 2022 Adalah Tahun Tertajam, juga Bisa Jadi Tahun yang Sempurna
- Lionel Messi, Selangkah Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Gelar Man of The Match Lionel Messi di Piala Dunia 2022
Editorial 15 Desember 2022, 16:41
-
5 Klub yang Dijamin Punya Juara Dunia Saat Kembali
Editorial 15 Desember 2022, 14:00
-
Catatan buat Argentina: Jangan Biarkan Prancis Unggul di Babak Pertama
Piala Dunia 15 Desember 2022, 13:01
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR