
Bola.net - Declan Rice sudah menyiapkan diri menghadapi tekanan besar menjelang Piala Dunia 2026. Gelandang Arsenal itu memahami tingginya harapan publik Inggris terhadap timnas Inggris, terutama setelah penantian panjang mereka terhadap gelar internasional.
Turnamen yang dimulai pada Juni mendatang akan menjadi ujian besar bagi tim asuhan Thomas Tuchel. Sorotan terhadap The Three Lions dipastikan sangat tinggi karena publik berharap generasi sekarang mampu mengakhiri puasa prestasi yang telah berlangsung puluhan tahun.
Inggris sendiri baru sekali menjuarai Piala Dunia, tepatnya pada 1966 saat menjadi tuan rumah. Sejak itu, mereka belum mampu mengulang keberhasilan serupa. Kini, Rice dan rekan-rekannya memikul harapan untuk membawa Inggris kembali berjaya di panggung dunia.
Perjalanan Inggris akan dimulai dengan laga berat melawan Kroasia di Arlington, Texas, pada 17 Juni. Hasil positif di pertandingan pembuka dinilai penting untuk menjaga momentum dan meningkatkan kepercayaan diri tim sepanjang turnamen.
Hubungan Harmonis Skuad Three Lions

Rice menilai suasana di skuad Inggris saat ini jauh lebih sehat dibanding generasi sebelumnya. Pada masa lalu, rivalitas antarklub sering disebut memengaruhi hubungan pemain di tim nasional. Akibatnya, generasi emas Inggris gagal memenuhi ekspektasi di berbagai turnamen besar.
Menurut Rice, kondisi itu kini sudah berubah. Kedekatan antarpemain di luar lapangan menjadi salah satu kekuatan utama skuad Inggris era sekarang. Persaingan di level klub tidak lagi terbawa saat para pemain membela negara.
"Apakah itu melalui media sosial atau dalam kehidupan nyata, Anda dapat melihat bahwa ada hubungan nyata di antara kami," kata Declan Rice kepada British Vogue.
"Anda jelas mendengar tentang generasi yang lebih tua berbicara tentang bagaimana mereka tidak cocok dan bagaimana mereka tidak bisa terhubung dan bermain bersama. Tapi saya pikir dengan kami, itulah mengapa, selama beberapa tahun terakhir dengan Inggris, kami melakukannya dengan sangat baik, karena kami dekat di dalam dan di luar lapangan," tambahnya.
"Kami jelas semua bermain melawan satu sama lain, tapi sepak bola tidak seperti itu lagi. Banyak orang memiliki sahabat dari tim lawan, menghabiskan banyak waktu dengan pemain dari tim lawan. Dengan Inggris, kami semua akur. Kami selalu menantikan untuk bertemu satu sama lain. Ini adalah pelarian yang menyenangkan," tutur gelandang Arsenal tersebut.
Tekanan Suporter

Rice juga menyadari bahwa menjadi pemain Inggris berarti harus siap menghadapi perubahan sikap publik yang sangat cepat. Dukungan dan kritik bisa datang bergantian hanya dalam hitungan hari, tergantung hasil pertandingan yang diraih tim.
Pemain berusia 27 tahun itu memilih bersikap realistis menghadapi situasi tersebut. Baginya, fokus di lapangan jauh lebih penting daripada larut dalam opini publik atau tekanan media.
"Tantangan terbesar adalah menghadapi segala hal yang datang dengan menjadi seorang pemain Inggris," ujar Declan Rice.
"Ini akan menjadi acara sepak bola yang paling banyak ditonton dalam empat tahun terakhir. Satu menit Anda akan dibenci, satu menit Anda akan dicintai."
"Itu selalu berubah dalam sepak bola. Anda hanya harus menerimanya dengan lapang dada," ucap mantan pemain West Ham tersebut.
Peluang Emas Juara Bersama Arsenal
Sebelum fokus penuh ke Piala Dunia, Rice masih memiliki target besar bersama Arsenal. Klub London Utara itu sedang berada di jalur perebutan gelar Premier League pertama sejak 2004 dan hanya menyisakan dua laga melawan Burnley serta Crystal Palace.
Arsenal juga berhasil melaju ke final Liga Champions musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta dijadwalkan menghadapi PSG pada laga puncak. Jika mampu meraih dua trofi tersebut, Rice akan datang ke Piala Dunia dengan modal kepercayaan diri yang sangat besar.
Kesuksesan di level klub diharapkan bisa berdampak positif bagi performanya bersama tim nasional. Rice diproyeksikan menjadi pusat permainan Inggris di lini tengah sepanjang turnamen. Publik pun berharap mental juara yang ia bangun di Arsenal dapat terbawa hingga ke Piala Dunia 2026.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR