Bola.net - Angel Di Maria menjadi penentu keberhasilan Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2014. Gol tunggal yang dicetak Di Maria pada babak tambahan membawa Argentina mengalahkan Swiss.
Namun Di Maria tidak mau dianggap sebagai pahlawan tunggal kemenangan Argentina. Ia menganggap seluruh pemain Argentina sudah memberikan yang terbaik, termasuk mereka yang berada di bangku cadangan.
"Bukan saya pahlawannya. Ada 23 pemain pahlawan plus staf teknis kami. Kami semua memberikan jiwa dan raga. Kami selalu berusaha untuk bermain bagus dan satu kesalahan membuat lawan bisa berada di posisi satu lawan satu dengan Sergio Romero," terang Di Maria seperti dilansir Sky Sports.
Di Maria juga mengatakan bahwa Swiss seringkali mengancam pertahanan Argentina. Meski demikian, Di Maria mengatakan bahwa Argentina memang lebih pantas menang.
"Swiss berkali-kali mengancam kami. Romero harus membuat penyelamatan dua kali. Ancaman mereka yang berbahaya datang dari Granit Xhaka dan Admir Mehmedi. Kami pantas mendapatkan kemenangan ini." [initial]
(sky/hsw)
Namun Di Maria tidak mau dianggap sebagai pahlawan tunggal kemenangan Argentina. Ia menganggap seluruh pemain Argentina sudah memberikan yang terbaik, termasuk mereka yang berada di bangku cadangan.
"Bukan saya pahlawannya. Ada 23 pemain pahlawan plus staf teknis kami. Kami semua memberikan jiwa dan raga. Kami selalu berusaha untuk bermain bagus dan satu kesalahan membuat lawan bisa berada di posisi satu lawan satu dengan Sergio Romero," terang Di Maria seperti dilansir Sky Sports.
Di Maria juga mengatakan bahwa Swiss seringkali mengancam pertahanan Argentina. Meski demikian, Di Maria mengatakan bahwa Argentina memang lebih pantas menang.
"Swiss berkali-kali mengancam kami. Romero harus membuat penyelamatan dua kali. Ancaman mereka yang berbahaya datang dari Granit Xhaka dan Admir Mehmedi. Kami pantas mendapatkan kemenangan ini." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kompany Ingin Argentina Bermain Terbuka
Piala Dunia 2 Juli 2014, 23:52
-
Witsel: Belgia Tak Takut Argentina
Piala Dunia 2 Juli 2014, 23:23
-
Sabella Puji Kontribusi Palacio
Piala Dunia 2 Juli 2014, 22:48
-
Liga Spanyol 2 Juli 2014, 22:16

-
Maradona Ternyata Pernah Tolak Tawaran Juve dan Milan
Liga Italia 2 Juli 2014, 20:36
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR