Kiprah Inggris yang impresif di Piala Dunia 2018 memang membuat negaranya dilanda euforia tersendiri. Jargon 'football it's coming home' menggema ke penjuru negeri. Namun, timnas Inggris gagal melaju ke final.
Inggris gagal mengulang sukses tahun 1966, dimana mereka menjadi juara Piala Dunia. Langkah anak asuh Gareth Southgate dihentikan oleh Kroasia pada babak semifinal. Inggris kalah dengan skor 2-1 lawan Luka Modric dan kawan-kawan.
Meskipun gagal, Inggris dinilai sudah tampil apik dan melebihi ekspektasi yang diberikan oleh publiknya. Terlebih, ada banyak pemain muda yang menjadi anggota skuat. (sky/asa)
Harusnya Inggris Bangga

Menurut Drogba, kegagalan ke final Piala Dunia 2018 memang sangat mengecewakan bagi warga Inggris. Namun, capaian yang sudah diraih oleh generasi baru timnas Inggris harus tetap dibanggakan.
"Tentu saja itu mengecewakan karena selangkah lagi Anda akan bermain di final. Pada saat yang sama, saya rasa mereka harus bangga dengan generasi muda dan apa yang sudah dicapai," buka Drogba pada Sky Sport.
"Saya kecewa mereka gagal, tapi pada saat yang sama saya senang bahwa pemain seperti Ruben Loftus-Cheek, Marcus Rashford dan anak muda lain bisa tampil kompetitif di level yang tinggi," sambung Drogba.
Drogba Merasa Terkejut

Drogba tentu sudah tidak asing lagi dengan atmosfer sepakbola di Inggris. Sebab, sebagian besar karir profesional pria asal Pantai Gading tersebut dijalani bersama Chelsea, klub asal Premier League.
Karena itu, Drogba sudah hafal dengan tabiat warga Inggris dan terutama media di Inggris. Media Inggris dengan mudah akan memuji pemain setinggi langit. Tapi, mereka juga tidak ragu untuk mengkritik secara terbuka jika pemain atau tim tampil buruk.
"Saya sangat terkejut dan senang dengan kondisi yang terjadi. Media mendukung mereka. Seantero negara mendukung timnas Inggris, memberikan kesempatan dan semua orang berada di belakang timnas Inggris," tegas Drogba.
Juga untuk Fans Inggris

Salah satu kekhawatiran di Piala Dunia 2018 adalah serbuan fans Inggris ke Rusia. Sebab, Hooligans Inggris punya reputasi yang kurang baik. Bukan hanya itu, hubungan mereka dengan fans Rusia juga tak cukup baik.
Tapi, sikap yang baik ditunjukkan oleh para Hooligans. Bahkan, saat Inggris kalah atas Kroasia di semifinal, tidak terjadi apa pun.
"Saya rasa Anda harus memberikan satu penghargaan dan rasa hormat pada para fans Inggris. Sebab, mereka membawa sebuah dukungan yang luar biasa. Saya melihat pertandingan lawan Kroasia dan mereka bernyanyi sepanjang laga," tutup Drogba.
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drogba: Inggris Harus Bangga dengan Timnasnya
Piala Dunia 13 Juli 2018, 23:15
-
Gagal Total, Drogba: Sepakbola Afrika Mundur Drastis!
Piala Dunia 29 Juni 2018, 20:34
-
Jerman Gagal, Joachim Loew Harus Mundur
Piala Dunia 28 Juni 2018, 01:08
-
Drogba: Ronaldo Striker Terbaik Dunia
Piala Dunia 21 Juni 2018, 01:02
-
Pecahkan Rekor, Mo Salah: Drogba yang Suruh!
Liga Inggris 12 Juni 2018, 11:19
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR