
Bola.net - Duel Meksiko vs Afrika Selatan membuka perjalanan Grup A Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium, Mexico City, Meksiko, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Laga ini langsung menyedot perhatian karena statusnya sebagai pertandingan pembuka turnamen.
Meksiko tampil sebagai tuan rumah bersama dan berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dalam laga tersebut. Gol dicetak oleh Julian Quinones dan penyerang veteran Raul Jimenez yang memastikan start positif timnya.
Namun kemenangan itu tidak berjalan mulus karena pertandingan diwarnai ketegangan tinggi di lapangan. Situasi mulai memanas seiring banyaknya pelanggaran dan keputusan kontroversial.
Sorotan semakin tajam ketika laga berubah menjadi penuh insiden kartu merah yang tidak biasa. Dari sini, kritik terhadap kualitas pertandingan pun mulai bermunculan dari berbagai pihak.
Klopp Semprot Laga Pembuka: ?Jelek Secara Taktik?

Jurgen Klopp menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik jalannya pertandingan pembuka tersebut. Ia menilai laga tidak mencerminkan standar taktik tinggi yang diharapkan dari panggung sebesar Piala Dunia.
Klopp menyoroti lemahnya organisasi permainan dari kedua tim yang membuat laga berjalan tidak stabil. Ia juga menilai situasi kartu merah membuat struktur pertandingan semakin berantakan.
Kekacauan disiplin yang terjadi, termasuk tiga kartu merah, menurutnya memperburuk kualitas laga secara keseluruhan. Ia bahkan menilai banyak keputusan di lapangan tidak mencerminkan permainan level elit.
"Situasi ini cukup merangkum keseluruhan pertandingan. Secara taktik, itu sangat jelek! Sama sekali tidak bagus dari kedua tim. 11 lawan 9 dan kemudian Anda terkena serangan balik. Mengapa? Karena lini belakang terlalu bertahan. Itu adalah masalah umum sepanjang pertandingan. Afrika Selatan sama sekali tidak memanfaatkannya," terangnya via Goal.
Kramer Kecewa: Intensitas Tak Sesuai Ekspektasi

Selain Klopp, mantan pemain internasional Jerman Christoph Kramer juga ikut memberikan pandangannya terhadap laga tersebut. Ia menilai pertandingan tidak memenuhi ekspektasi dari segi intensitas maupun kualitas permainan.
Kramer merasa laga pembuka seharusnya menghadirkan duel yang lebih terbuka dan penuh tekanan. Namun yang terjadi justru pertandingan berjalan cenderung kacau dan tidak mengalir.
Menurutnya, atmosfer besar Piala Dunia tidak tercermin dalam permainan kedua tim di lapangan. Ia menyebut laga tersebut lebih mirip pertandingan non-kompetitif dibandingkan duel turnamen elite.
"Anda mendapatkan perasaan bahwa pertandingan ini sangat menegangkan, dan saya juga mengharapkan intensitas seperti itu dan ruang-ruang terbuka. Tetapi saya pikir itu akan mengarah pada pertarungan nyata di lapangan, dan itu tidak benar-benar terjadi. Sangat bagus bahwa mereka bermain di sana, tetapi rasanya lebih seperti pertandingan amal."
Klasemen Grup A Piala Dunia 2026
(Goal)
Baca Juga:
- Jelang Duel Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026, Robertson Lempar Pujian untuk Eks Man United Ini
- Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
- Cetak Gol Bersejarah di Laga Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026, Cyle Larin: Istimewa!
- Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
- Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
-
AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:13
-
Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:06
-
Maxence Lacroix Resmi Gabung Chelsea
Liga Inggris 30 Juli 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16























KOMENTAR