
Bola.net - Final Piala Dunia 2002 tidak hanya mempertemukan dua negara hebat dalam dunia sepak bola, Brasil dan Jerman. Di samping itu, juga mempertemukan dua pemain terbaik dari masing-masing tim yakni Oliver Kahn dan Ronaldo.
Sebelum laga final, Oliver Kahn tampil begitu gemilang saat mengawal gawang timnas Jerman di Piala Dunia 2002. Eks Bayern Munchen ini, mencatat lima kali gawangnya nirbobol sepanjang pementasan dan hanya kebobolan tiga gol.
Sedangkan Ronaldo, sudah mengemas enam gol sebelum menginjakkan kakinya di partai final kali ini. Tentunya, publik pecinta sepak bola sangat menantikan duel antara Jerman vs Brasil yang berlangsung di hadapan sekitar 70 ribu penonton yang memadati Stadion Internasional Yokohama, Jepang itu.
Dalam predikat duel kiper terbaik melawan penyerang tertajam ini akhirnya dimenangkan oleh tim yang dibela oleh sang penyerang tertajam, Brasil dengan skor 0-2. Selecao sukses meraih gelar kelima Piala Dunia sekaligus menjadi tim dengan gelar terbanyak Piala Dunia sejauh ini.
Ronaldo Lebih Unggul

Dalam laga tersebut, Brasil lebih mendominasi jalannya pertandingan di babak pertama. Total enam peluang tercipta, termasuk tembakan Kleberson yang membentur mistar dan sepakan Ronaldo yang masih bisa diredam Oliver Kahn.
Sayangnya, justru Kahn ikut andil dalam kemenangan yang diraih oleh Brasil. Blunder pertamanya dibuat di menit 67, kala gagal menangkap tembakan mendatar Rivaldo dengan sempurna. Bola liar kemudian langsung disambar Ronaldo yang muncul dari belakang dan gol.
Ini merupakan gol ke-7 Ronaldo selama Piala Dunia 2002. Dan di menit ke-79 Ronaldo lagi-lagi merobek gawang Jerman. Oliver Kahn, peraih penghargaan penjaga gawang terbaik di turnamen itu, gagal menepis sepakan mendatar Ronaldo ke sisi kiri gawangnya.
Skor 2-0 untuk keunggulan Brazil bertahan hingga pertandingan usai. Brazil mengakhiri perhelatan ini dengan sangat manis.
Mendapatkan Gelar Individu

Baik Oliver Kahn maupun Ronaldo masing-masing mendapatkan gelar individu bergengsi di gelaran Piala Dunia 2002.
Kahn menyabet penghargaan FIFA World Cup Golden Ball 2002 (pemain terbaik di Piala Dunia). Di satu sisi, Ronaldo Luis Nazario meraih gelar Sepatu Emas alias top skor turnamen dengan torehan delapan gol.
Sebelumnya, Ronaldo telah meraih Ballon d'or dan penampilannya di Piala Dunia 1998 menjadikannya sebagai fenomena sepak bola modern. Empat tahun kemudian, Ronaldo akhirnya mencicipi gelar Piala Dunia 2002.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Piala Dunia 2002, Pertemuan Kiper Terbaik vs Penyerang Tertajam
Piala Dunia 26 September 2022, 20:23
-
Inggris vs Jerman, Duel Dua Tim Terluka
Piala Eropa 26 September 2022, 15:41
-
Inggris vs Jerman, Gejolak Emosional Jamal Musiala Lawan Mantan Negara
Piala Eropa 26 September 2022, 12:42
-
Sudah Pasti Degradasi, 4 Pemain Inggris Ini Bisa Dicoba Southgate saat Lawan Jerman
Piala Dunia 26 September 2022, 11:13
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39




















KOMENTAR