
Bola.net - Bola itu bundar, apapun bisa terjadi dalam sepak bola. Kalimat tersebut sepertinya cocok untuk menggambarkan nasib Italia pada Piala Dunia 2010.
Afrika Selatan menjadi saksi bahwa bermain di Piala Dunia bukanlah hal yang mudah. Bahkan kalimat itu berlaku bagi Italia yang merupakan tim langganan Piala Dunia.
Tampil sebagai Juara bertahan edisi sebelumnya, Italia membawa skuad emasnya ke Afrika Selatan. Koleksi empat trofi Piala Dunia juga memperkuat status mereka menjadi unggulan juara di Piala Dunia 2010.
Italia bertarung di fase penyisihan Grup F dengan Slovakia, Selandia Baru dan Paraguay sebagai lawan. Italia diprediksi akan melaju mudah dalam grup ini.
Namun nasib sial justru menghampiri Italia lebih awal. Niat hati mempertahankan gelar, Italia justru tersingkir menyedihkan di babak penyisihan grup.
Start Buruk Italia
Italia mengawali Piala Dunia dengan hasil yang kurang memuaskan. Bermain melawan Paraguay di Cape Town Stadium, Italia yang tertinggal lebih dulu harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Di pertandingan kedua, Italia melawan tim non unggulan Selandia Baru. Berangkat dengan misi tiga angka, Italia justru kecolongan lewat gol cepat Shane Smeltz pada menit tujuh. Beruntung Vincenzo Iaquinta menyelamatkan wajah Italia melalui golnya.
Skor imbang bertahan hingga pertandingan usai, Italia harus puas dengan satu poin. Hasil dari dua pertandingan awal Italia membawa tim asuhan Marcello Lippi memperoleh dua poin dan terancam tidak lolos babak 16 besar.
Dikalahkan Slovakia
Pertandingan terakhir melawan juru kunci Grup F, Slovakia. Italia mengemban misi hidup dan mati, justru menampilkan permainan yang buruk sejak awal pertandingan.
Italia harus menerima ketika tim non unggulan Slovakia berhasil melesakkan dua gol ke gawang mereka. Hingga laga tersisa 10 menit, Italia belum bisa memecah kebuntuan.
Pada menit 81, Italia baru berhasil mencetak gol melalui striker andalanya, Antonio Di Natale. Bukanya menyamakan kedudukan, Italia justru kebobolan lagi di menit 89 hasil tendangan Kamil Kopunek.
Di menit akhir, Italia melesatkan gol hiburan yang dicetak Fabio Quagliarella. Hasil ini menjadikan kekalahan pertama sekaligus mengubur harapan Italia untuk melaju lebih jauh di Piala Dunia 2010. Mengoleksi dua poin, Italia harus menanggung malu berada di dasar klasemen.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia dan Tragedi sang Juara Bertahan
Piala Dunia 9 Juli 2022, 20:29
-
Memori Debut Hebat Miroslav Klose di Panggung Akbar Piala Dunia
Piala Dunia 2 Juni 2020, 14:05
LATEST UPDATE
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR