
Bola.net - Pemerintah Ghana melayangkan protes diplomatik kepada Kanada setelah gelandang andalan mereka, Thomas Partey, ditolak masuk ke wilayah negara tersebut menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026.
Keputusan otoritas Kanada itu memicu ketegangan karena Ghana dijadwalkan menghadapi Panama pada pertandingan pertama Grup L yang berlangsung di Kanada pada Rabu mendatang. Akibat penolakan visa tersebut, Partey untuk sementara harus tetap berada di kamp pelatihan tim nasional Ghana di Boston, Amerika Serikat.
Pemain berusia 33 tahun itu saat ini tengah menghadapi proses hukum di Inggris setelah didakwa atas tujuh tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan kekerasan seksual oleh Kepolisian Metropolitan London. Meski demikian, Partey telah menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Ghana Nilai Keputusan Kanada Tidak Adil
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri Ghana pada Sabtu, pemerintah menyatakan keberatan atas keputusan yang dianggap terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan asas keadilan.
"Pemerintah Republik Ghana menyampaikan keberatan serius atas keputusan Kanada yang sangat tidak adil," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pemerintah Ghana menilai penggunaan dakwaan yang belum diputuskan secara hukum sebagai dasar penolakan masuk menimbulkan pertanyaan besar mengenai prinsip keadilan dan proporsionalitas.
Meski mengakui hak Kanada untuk menerapkan aturan imigrasinya sendiri, Ghana menilai keputusan tersebut mengabaikan asas praduga tak bersalah yang menjadi fondasi sistem hukum modern.
Karena itu, Ghana mengaku telah melakukan komunikasi diplomatik intensif dengan pihak berwenang Kanada guna meminta peninjauan kembali terhadap keputusan tersebut.
Faktor Piala Dunia Jadi Pertimbangan
Dalam pernyataan yang sama, Ghana menegaskan bahwa keterlibatan Partey dalam Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi pertimbangan penting.
Pemerintah menilai ada kepentingan olahraga nasional maupun internasional yang perlu diperhatikan mengingat turnamen tersebut merupakan ajang terbesar sepak bola dunia.
Oleh sebab itu, Ghana mendesak Kanada untuk mencabut keputusan penolakan visa demi menjaga prinsip keadilan dan menghormati nilai-nilai hukum yang berlaku secara internasional.
Menteri Olahraga Ghana Buka Suara
Menteri Olahraga Ghana, Kofi Adams, turut mengkritik keputusan tersebut. Menurutnya, negaranya tidak akan tinggal diam ketika warga Ghana diperlakukan tidak adil di luar negeri.
Adams mengatakan pemerintah telah menggunakan jalur resmi untuk meminta otoritas Kanada meninjau ulang keputusan tersebut. Ia menilai langkah yang diambil Kanada berpotensi bertentangan dengan semangat hukum dan konvensi internasional yang sama-sama diikuti kedua negara.
"Kami berharap pihak berwenang yang tepat dapat melakukan peninjauan kembali terhadap keputusan ini," ujar Adams kepada media lokal.
Ia juga mempertanyakan alasan Kanada menolak Partey hanya berdasarkan status dakwaan yang belum diputuskan pengadilan.
Menurut Adams, Partey masih bebas tinggal dan bekerja di Inggris, negara tempat kasus tersebut diproses. Karena itu, ia menganggap tindakan Kanada terlalu jauh dalam menafsirkan aturan imigrasinya.
"Dia telah didakwa, tetapi belum dinyatakan bersalah. Sangat mengejutkan jika Kanada menjadikan dakwaan semata sebagai dasar untuk menolak seseorang masuk ke negaranya," katanya.
Kanada Pertahankan Keputusan
Di sisi lain, Kementerian Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada mempertahankan keputusan tersebut.
Melalui juru bicara yang mewakili Menteri Imigrasi Lena Diab, pemerintah Kanada menjelaskan bahwa setiap permohonan visa dinilai secara individual berdasarkan fakta yang tersedia dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, FIFA juga memberikan dukungan terhadap hak Kanada untuk menentukan siapa saja yang dapat memperoleh visa dan memasuki wilayah negaranya selama penyelenggaraan Piala Dunia.
Ghana Bisa Kembali ke Kanada
Setelah menghadapi Panama, Ghana dijadwalkan kembali ke Amerika Serikat untuk menjalani laga kedua fase grup melawan Inggris di Boston. Mereka kemudian menutup penyisihan Grup L dengan menghadapi Kroasia di Philadelphia pada 27 Juni.
Namun persoalan visa Partey berpotensi kembali menjadi sorotan apabila Ghana berhasil melaju ke babak gugur. Jika finis sebagai runner-up grup, The Black Stars akan kembali bermain di Kanada untuk menghadapi peringkat kedua Grup K dalam pertandingan yang digelar di Toronto pada 2 Juli mendatang.
Situasi tersebut membuat Ghana semakin berupaya mencari solusi diplomatik agar Partey dapat memperoleh izin masuk ke Kanada sebelum turnamen memasuki fase krusial.
Klasemen Grup L Piala Dunia 2026
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:55
-
Tempat Menonton Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:45
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
LATEST UPDATE
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



















KOMENTAR