menjamu dalam pertandingan matchday pertama Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa. Pertandingan ini digelar di Stadion Antona Malatinskeho pada hari Minggu (04/09).
Inggris berusaha keras untuk menembus pertahanan tuan rumah sejak awal laga. Namun mereka baru bisa memastikan kemenangan pada menit terakhir lewat gol tunggal Adam Lallana.
Skema permainan menjadi sorotan karena ini adalah laga pertama Sam Allardyce sebagai arsitek The Three Lions. Di atas kertas, Inggris seperti menurunkan formasi 4-2-3-1. Namun kenyataan di lapangan, formasi Inggris lebih cenderung membentuk 4-3-3 karena Wayne Rooney bermain lebih ke belakang sebagai gelandang.
Slovakia sendiri sebenarnya tak bisa bermain full team karena dua winger mereka, Weiss dan Duda, mengalami cedera. Pelatih Slovakia, Jan Kozak menurunkan Robert Mak dan Dusas Svento sebagai gantinya.
Pertandingan berjalan dalam tempo sedang. Inggris tampil lebih dominan dari awal dan mampu lebih menekan. Inggris juga cukup efektif dalam membangun serangan. Inggris langsung berusaha mengalirkan bola ke jantung pertahanan lawan begitu mendapat kesempatan.
Slovakia berusaha mengimbangi agresivitas permainan Inggris dengan tampil lebih bertahan. Namun mereka seperti ragu menyerang frontal karena khawatir serangan balik Inggris yang cepat. Hingga babak pertama usai, skor 0-0 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Inggris semakin giat mencoba menembus pertahanan Slovakia. Kerepotan, Slovakia mulai bermain keras untuk menghentikan gempuran Inggris.
Permainan keras itu memakan korban. Kapten Slovakia, Martin Skrtel menerima kartu kuning kedua pada menit ke-57 dan diusir dari lapangan. Inggris memanfaatkan keunggulan jumlah pemain mereka dengan melancarkan serangan bergelombang.
Namun upaya Inggris selalu membentur barisan pertahanan Slovakia yang kokoh dan disiplin. Namun Inggris seperti tak beruntung. Tembakan Adam Lallana hanya menghajar tiang gawang dan gol Theo Walcott dianulir karena offside.
Namun saat laga seperti akan berakhir tanpa gol, Lallana muncul sebagai pembawa perbedaan. Serangan terakhir Inggris lewat danny Rose dari sisi kiri dihalau bek Slovakia. Bola lalu jatuh di kaki Lallana.
Tembakan Lallana dari sudut sempit sebenarnya mengarah tepat ke kiper Solvakia, Kozacic. Namun bola mengalir melewati celah di antara dua kakinya dan membuat Inggris menang 1-0.
Kemenangan ini membuat Inggris memuncaki klasemen sementara Grup F. Di Pertandingan lain, Lithuania dan Slovenia bermain imbang 2-2. Masih akan ada pertandingan antara Malta melawan Skotlandia di grup ini.
Susunan Pemain Slovakia: Kozacik; Pekarik, Skrtel, Durica, Hubocan; Mak, Gregus, Pecovsky, Hamsik, Svento; Duris.
Susunan Pemain Inggris: Hart; Walker, Cahill, Stones, Rose; Dier, Henderson; Lallana, Rooney, Sterling; Kane. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Keown: Tampil Bagus, Hart Ingin Buktikan Guardiola Salah
Piala Dunia 5 September 2016, 14:31
-
Piala Dunia 5 September 2016, 14:24

-
Jadi Pahlawan Inggris, Redknapp Kritik Performa Lallana
Liga Inggris 5 September 2016, 14:21
-
Redknapp: Allardyce Harusnya Mainkan Alli Sejak Awal
Piala Dunia 5 September 2016, 14:15
-
Lallana: Kemenangan Ini Awal Yang Bagus Untuk Inggris Baru
Piala Dunia 5 September 2016, 11:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Borneo FC 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persija 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:35
-
Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
Liga Inggris 4 April 2026, 10:00
-
Bruno Fernandes Resmi Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 4 April 2026, 09:31
-
Nonton Live Streaming Final Four Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 4 April 2026
Voli 4 April 2026, 08:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR