Momen Memalukan Piero Hincapie di Laga Arsenal vs Burnley: Celananya Melorot Saat Duel di Pinggir Lapangan!

Momen Memalukan Piero Hincapie di Laga Arsenal vs Burnley: Celananya Melorot Saat Duel di Pinggir Lapangan!
Piero Hincapie dijatuhkan Axel Tuanzebe dalam laga Premier League antara Arsenal vs Burnley, Selasa (19/5/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Bek Arsenal, Piero Hincapie, mengalami insiden memalukan saat tampil melawan Burnley dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. Momen tersebut bahkan terekam kamera siaran langsung dan langsung menjadi perbincangan para suporter di media sosial.

Pemain asal Ekuador itu masuk dari bangku cadangan ketika tim asuhan Mikel Arteta berusaha mempertahankan keunggulan tipis atas Burnley di Stadion Emirates.

Namun, alih-alih hanya fokus menjaga lini pertahanan, Hincapie justru mendapat kejadian tak terduga ketika berduel dengan bek Burnley, Axel Tuanzebe, di dekat garis tepi lapangan.

1 dari 3 halaman

Momen Canggung Hincapie

Dalam perebutan bola tersebut, Hincapie terjatuh ke tanah setelah berbenturan dengan Tuanzebe. Saat mencoba menghindari tubuh sang pemain Arsenal, Tuanzebe tanpa sengaja menginjak celana pendek Hincapie.

Akibatnya, saat tubuh Hincapie terus meluncur di atas rumput, celananya tertahan di bawah kaki lawan dan melorot cukup jauh hingga memperlihatkan bagian belakang tubuhnya di depan ribuan penonton yang memenuhi Emirates Stadium.

Situasi canggung itu berlangsung beberapa detik sebelum Hincapie buru-buru membalikkan badan dan menarik kembali celananya. Meski tampak malu, ia tetap melanjutkan pertandingan seperti biasa.

2 dari 3 halaman

Arsenal Selangkah Lagi Juara

Beruntung bagi Arsenal, insiden tersebut tidak mengganggu fokus tim dalam mengamankan kemenangan penting di persaingan gelar Liga Inggris musim ini.

Gol semata wayang Kai Havertz menjelang akhir babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Arsenal sempat mendapat tekanan dari Burnley, termasuk beberapa keputusan VAR kontroversial yang memicu perdebatan.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika Havertz lolos dari kartu merah usai melakukan tekel tinggi yang dianggap berbahaya. Meski begitu, Arsenal tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

Kemenangan itu membuat Arsenal terus menjaga asa meraih gelar Liga Inggris. Kini tekanan beralih kepada Manchester City yang dituntut menyapu bersih dua laga tersisa sambil berharap Crystal Palace mampu menghentikan Arsenal di pekan terakhir musim.

Situasi semakin menarik setelah muncul kabar bahwa musim ini akan menjadi musim terakhir Pep Guardiola bersama Manchester City usai satu dekade penuh kesuksesan di Etihad Stadium.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL