
Bola.net - Inggris bermain imbang dengan Amerika Serikat dalam duel matchday 2 Grup B Piala Dunia 2022, Sabtu (26/11/2022). Laga di Al Bayt Stadium kali ini berakhir tanpa gol (0-0).
Sesuai prediksi, pertandingan Inggris dan Amerika Serikat berlangsung seru dengan jual-beli serangan. 90 menit pertandingan berjalan dengan tempo tinggi, kedua tim bergantian mendapatkan peluang.
Amerika Serikat bisa disebut bermain lebih baik dengan lebih banyak peluang berbahaya. Inggris sempat tertekan, tapi akhirnya bisa melawan balik dengan menyamai intensitas tim lawan.
Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup B Piala Dunia 2022. Inggris di puncak dengan 4 poin, Amerika Serikat di peringkat ketiga dengan 2 poin. Yuk simak ulasan pertandingan selengkapnya, Bolaneters!
Babak pertama

Pertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. 10 menit pertama kedua tim bergantian menyerang. Serangan-serangan cepat Amerika Serikat tampak membuat Inggris kelimpungan.
Ritme permainan mulai terbentuk setelah 10 menit berlalu. Amerika Serikat bermain lebih baik dan lebih agresif. Inggris dipaksa menunggu dan mencari kesempatan serangan balik.
Amerika Serikat mendapatkan momentum, tapi belum juga bisa mencetak gol. Inggris pun beberapa kali mendapatkan peluang berbahaya dalam serangan balik. Menit ke-30, permainan berlangsung terbuka.
Menit ke-32, sepakan keras Pulisic dari sisi kiri sudah membuat Pickford mati langkah, tapi bola membentur mistar dengan keras. Inggris mendapatkan kesempatan bola mati, tapi masih belum maksimal.
Inggris baru mendapatkan peluang terbaiknya di menit ke-45. Mount mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti, sepakannya keras, tapi Turner masih bisa menepis bola.
45 menit pertama berakhir tanpa gol. Amerika Serikat lebih baik dari Inggris di babak pertama. Skor 0-0 mengantar para pemain ke ruang ganti.
Babak kedua

Pertandingan dimulai kembali dengan ritme yang sama. Tempo laga masih sangat tinggi. Amerika Serikat tampak berbahaya setiap kali membangun serangan.
Lewat menit ke-60, Inggris sepertinya sedikit mengubah gaya main. Harry Kane dkk. coba mengontrol bola lebih lama dan menurunkan tempo. Cara ini cukup efektif untuk menahan gempuran Amerika Serikat.
Upaya Inggris tak lantas membuat Amerika Serikat mengendurkan tekanan. Pasukan Gregg Berhalter masih begitu agresif mengejar bola dengan menerapkan garis tekanan tinggi.
Pertengahan babak kedua, kedua pelatih membuat sejumlah pergantian pemain. Gareth Southgate memainkan beberapa nama top seperti Grealish, Henderson, dan Rashford.
Hingga menit ke-80, Inggris mendominasi 58% penguasaan bola, tapi Amerika Serikat lebih banyak melepas percobaan tembakan. Laga memasuki 10 menit akhir, pemain kedua tim tampak lebih berhati-hati.
Tambahan waktu 4 menit tidak cukup bagi kedua tim untuk mencetak gol. Wasit meniup peluit panjang. Skor 0-0 mengakhiri duel Inggris vs Amerika Serikat.
Susunan pemain

INGGRIS (4-2-3-1): Jordan Pickford, Luke Shaw, Harry Maguire, John Stones, Kieran Trippier, Declan Rice, Jude Bellingham (68' Jordan Henderson), Raheem Sterling (68' Jack Grealish), Mason Mount, Bukayo Saka (78' Marcus Rashford), Harry Kane.
Pelatih: Gareth Southgate
AMERIKA SERIKAT (4-3-3): Matt Turner, Antonee Robinson, Tim Ream, Walker Zimmerman, Sergino Dest (78' Shaquell Moore), Yunus Musah, Tyler Adams, Weston McKennie (77' Brenden Aaronson), Christian Pulisic, Haji Wright (83' Josh Sargent), Timothy Weah (83' Giovanni Reyna).
Pelatih: Gregg Berhalter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Piala Dunia 2022 Polandia vs Arab Saudi: Skor 2-0
Piala Dunia 26 November 2022, 22:08
-
Hasil Piala Dunia 2022 Tunisia vs Australia: Skor 0-1
Piala Dunia 26 November 2022, 19:03
-
Hasil Piala Dunia 2022 Inggris vs Amerika Serikat: Skor 0-0
Piala Dunia 26 November 2022, 03:55
-
Hasil Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador: Skor 1-1
Piala Dunia 26 November 2022, 00:56
-
Hasil Piala Dunia 2022 Wales vs Iran: Skor 0-2
Piala Dunia 25 November 2022, 19:05
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR