Baik Spanyol maupun Swiss lolos ke Afrika Selatan sebagai jawara grup di babak kualifikasi, dan itu artinya tim Matador tak boleh meremehkan calon lawan mereka nanti jika mereka ingin meraih hasil maksimal di laga perdana.
Siapa saja pemain kunci yang bakal memerankan peran penting dalam laga nanti? Berikut analisa bola.net untuk Anda.
- Diego Benaglio (Swiss)
Pilihan utama di bawah mistar gawang Swiss selama hampir dua tahun terakhir, kiper VfL Wolfsburg ini terbukti tangguh dalam menggagalkan serangan lawan. Ia membawa klub Bundesliga tersebut sukses meraih gelar juara Liga di musim 2008-2009 lalu. Bersama Swiss ia mencatat rekor impresif dengan hanya kebobolan 8 gol selama babak kualifikasi.
- Iker Casillas (Spanyol)
Penjaga gawang Real Madrid ini telah dipercaya mengawal gawang Spanyol untuk waktu yang cukup lama. Mengemas lebih dari 100 caps untuk La Furia Roja membuktikan kapasitas San Iker. Ia memiliki kelincahan, kecepatan, refleks yang bagus serta dingin dalam situasi satu lawan satu.
LINI BELAKANG
- Philippe Senderos (Swiss)
Mantan bek Arsenal yang kini berbaju Fulham ini merupakan salah satu pemain yang banyak dikenal di skuad Swiss. Dengan tinggi 1,89 meter dan penampilan plontos, ia menjadi palang pintu tangguh di jantung pertahanan Swiss dengan tackle keras yang tak kenal kompromi.
- Carles Puyol (Spanyol)
Pertahanan Spanyol bakal bergantung pada sosok tangguh kapten Barcelona ini. Kombinasi dari bakat, kesederhanaan, dedikasi dan juga etos kerja yang amat mengagumkan telah menjadikannya pilihan utama sebagai bek sentral di lini pertahanan La Furia Roja.
LINI TENGAH
- Tranquillo Barnetta (Swiss)
Salah satu pemain muda yang diperhitungkan sebagai pemain kunci di lini tengah Swiss, pemain Bayer Leverkusen ini memiliki kombinasi antara teknik tinggi dan juga semangat bertarung yang kuat, menjadikannya sosok ideal di lini tengah.
- Xavi (Spanyol)
Dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini, duet Xavi dan rekan setimnya di Barcelona, Andres Iniesta menghadirkan ancaman bagi setiap lawan. Kemampuan jeniusnya membaca pertandingan disertai kemauan bekerja keras dan juga memiliki tembakan yang kuat, Xavi bakal membawa Spanyol mendominasi permainan atas lawan-lawan mereka.
LINI DEPAN
- Alexander Frei (Swiss)
Penyerang veteran Swiss ini bakal menjadi andalan di lini depan Swiss, selain karena pengalaman juga karena sosok kepemimpinannya, Mengemas 40 gol untuk Swiss, Frei menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnas, semua berkat ketajaman, kecepatan dan kerja keras yang diperagakannya.
- David Villa (Spanyol)
Salah satu penyerang terbaik dunia yang dimiliki Spanyol. Kecepatan, tembakan akurat, skill tinggi merupakan salah satu senjata penyerang anyar Barcelona ini. Selain itu ia juga efektif bermain sebagai target man, maupun bermain melebar sebagai sayap. Semua dilengkapi dengan dedikasi untuk bekerja keras bagi tim termasuk turun membantu lini tengah, menjadikannya sosok penyerang yang sempurna. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
-
Pesta Gol Tak Bikin Puas, Arne Slot Kritik Penampilan Liverpool Usai Tekuk Barnsley
Liga Inggris 13 Januari 2026, 21:28
-
Live Streaming Newcastle vs Man City - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 13 Januari 2026, 20:00
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 19:31
-
Nonton Live Streaming Newcastle vs Man City: Kapan dan Main Jam Berapa?
Liga Inggris 13 Januari 2026, 19:01
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22




















KOMENTAR