
Bola.net - Michael Carrick resmi menerima tugas sebagai pelatih interim Manchester United, sebuah keputusan yang langsung menyita perhatian publik Old Trafford. Mantan gelandang andalan Setan Merah itu kembali ke kursi panas hanya beberapa hari setelah klub memecat Ruben Amorim.
Penunjukan Carrick dilakukan pada Senin malam dan diumumkan secara resmi Selasa, usai seluruh dokumen diselesaikan. Ia akan langsung memimpin Manchester United pada laga besar, derby Premier League melawan Manchester City di Old Trafford akhir pekan ini.
Bagi Carrick, ini bukan pengalaman baru. Pria berusia 44 tahun itu pernah menjabat sebagai pelatih sementara Manchester United pada 2021, menyusul pemecatan Ole Gunnar Solskjaer. Kala itu, Carrick memimpin tim dalam tiga pertandingan.
Namun kali ini, Carrick tidak datang sendirian. Ia membawa struktur staf pelatih yang kuat dan berpengalaman. Empat sosok dipilih untuk mendampinginya, masing-masing dengan latar belakang dan keahlian berbeda, demi menjaga stabilitas Manchester United di masa transisi.
Steve Holland, Otak Strategi Berpengalaman
Steve Holland menjadi figur paling senior dalam tim kepelatihan Michael Carrick. Mantan asisten Gareth Southgate di Timnas Inggris itu dikenal luas sebagai pelatih dengan pemahaman taktik mendalam dan pengalaman turnamen besar.
Holland berperan penting ketika Inggris finis keempat di Piala Dunia 2018 serta menjadi runner-up Euro 2021 dan 2024. Pengalaman tersebut menjadi aset berharga bagi Manchester United yang tengah mencari konsistensi.
Sebelumnya, pria 55 tahun itu juga menghabiskan waktu panjang bersama Chelsea dan meraih berbagai gelar. Meski sempat gagal di Yokohama F Marinos, reputasi Holland sebagai pelatih elite tetap tak tergoyahkan.
Woodgate, Evans, dan Binnion Lengkapi Struktur Carrick
Jonathan Woodgate, eks bek Real Madrid menjadi pilihan Carrick berikutnya. Keduanya pernah bekerja sama di Middlesbrough, dan Woodgate memiliki pengalaman melatih di level Championship serta Premier League bersama Bournemouth.
Jonny Evans juga kembali ke Old Trafford, kali ini dalam kapasitas berbeda. Mantan bek Manchester United itu diharapkan memberi perspektif internal klub, terutama dalam menjaga koneksi antara staf pelatih dan ruang ganti.
Sementara itu, Travis Binnion melengkapi tim Carrick. Ia bukan sosok baru di Manchester United dan telah lama bekerja di struktur kepelatihan klub. Kehadirannya menjamin kesinambungan metodologi latihan, terutama dalam transisi dari tim akademi ke tim utama.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Dua Hal Ini yang Buat Solskjaer Gagal Jadi Pelatih Interim MU Lagi
- Abaikan MU, Conor Gallagher Bakal Gabung ke Klub Premier League Ini
- Tersisih dari FA Cup, MU Bakal Gelar Laga Uji Coba di Arab Saudi?
- Michael Carrick Segera Latih MU, Legenda Setan Merah Ini Siap Jadi Asistennya
- Hari Ini! Manchester United Perkenalkan Michael Carrick sebagai Pelatih Interim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 1 Maret 2026, 06:26
-
Rating Pemain Inter vs Genoa: Dominasi Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:36
-
Man of the Match Inter vs Genoa: Federico Dimarco
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:08
-
Hasil Inter vs Genoa: Respons Sempurna atas Kegagalan di Eropa
Liga Italia 1 Maret 2026, 04:57
-
Belum Setahun di San Siro, AC Milan Siap Korbankan Pervis Estupinan
Liga Italia 1 Maret 2026, 04:06
-
Man of the Match Leeds vs Man City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 1 Maret 2026, 02:59
-
Hasil Leeds vs Man City: Tetap Menang Walau Tanpa Haaland
Liga Inggris 1 Maret 2026, 02:43
-
Man of the Match Liverpool vs West Ham: Hugo Ekitike
Liga Inggris 1 Maret 2026, 01:54
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
























KOMENTAR