Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid

Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi kepada para pemain di area teknis saat pertandingan Copa del Rey melawan Talavera, 18 Desember 2025. (c) AP Photo/M. Berengui

Bola.net - Real Madrid mengejutkan dunia sepak bola dengan memutuskan kerja sama mereka dengan Xabi Alonso. Keputusan ini meninggalkan skuad Los Blancos dengan perasaan yang campur aduk.

Berita mengejutkan itu muncul sehari setelah Madrid kalah 3-2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Kekalahan tersebut menjadi salah satu laga besar yang gagal dimenangkan Alonso sejak menukangi tim, memicu langkah cepat klub.

Posisi Alonso langsung digantikan oleh mantan pelatih Real Madrid Castilla, Alvaro Arbeloa. Tugasnya kini tidak mudah, harus membawa tim kembali ke jalur kemenangan sekaligus mendapatkan kepercayaan para pemain bintang.

Keputusan ini menciptakan dinamika baru di dalam skuad. Beberapa pemain menyambut baik perubahan kepelatihan, sementara yang lain merasa terguncang oleh kabar mendadak ini.

Dari pemain yang diuntungkan hingga yang terdampak negatif, pergantian pelatih ini membawa konsekuensi berbeda bagi setiap anggota tim. Real Madrid kini memasuki babak baru yang penuh tekanan dan harapan tinggi.

Lantas, siapa saja yang diuntungkan dan dirugikan dari pemecatan Alonso? Berikut ulasannya secara lengkap.

1 dari 4 halaman

1. Vinicius Junior

Pemain Real Madrid Vinicius Junior pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla di Madrid, Spanyol, Sabtu, 20 Desember 2025 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid Vinicius Junior pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla di Madrid, Spanyol, Sabtu, 20 Desember 2025 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Vinicius Junior jelas menjadi salah satu pemain paling lega di ruang ganti setelah Alonso pergi. Sejak awal musim, Vinicius sering berselisih dengan pelatih Spanyol tersebut, mulai dari dijadikan cadangan hingga dilepas saat laga besar.

Di Liga Champions, Alonso sempat melewatkan Vinicius di starting XI, memicu ketegangan yang terus meningkat. Bahkan saat kembali dimainkan, winger Brasil itu sering ditarik keluar sebelum pertandingan selesai, termasuk saat El Clasico di bulan Oktober.

Vinicius sempat meninggalkan lapangan dengan emosi tinggi akibat pergantian ini. Dengan Alonso pergi, winger 23 tahun ini kini bisa bernapas lega dan menatap musim dengan pelatih baru, Arbeloa.

2 dari 4 halaman

2. Trent Alexander-Arnold

Pemain Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, saat pertandingan La Liga melawan Girona, Minggu (30/11/2025). (c) AP Photo/Joan Monfort

Pemain Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, saat pertandingan La Liga melawan Girona, Minggu (30/11/2025). (c) AP Photo/Joan Monfort

Meski banyak musim ini Trent Alexander-Arnold habiskan di bangku cadangan karena cedera, pergantian pelatih menjadi kabar baik bagi bek kanan Inggris itu. Alonso sebelumnya kurang mempercayai kualitasnya dan lebih memilih Dani Carvajal di sisi pertahanan.

Alexander-Arnold sering kalah bersaing untuk menit bermain, membuatnya jarang menunjukkan kualitas sebenarnya. Arbeloa memberikan kesempatan baru untuk membuktikan diri begitu pemain ini kembali fit.

Bahkan dengan kekurangan defensifnya, membiarkan pemain dengan kualitas tinggi tetap di bangku cadangan adalah kesalahan. Kini kesempatan itu bisa diperbaiki dengan kepemimpinan Arbeloa.

3 dari 4 halaman

3. Arda Guler

Aksi Arda Guler dalam laga Copa del Rey antara Talavera vs Real Madrid, Kamis (18/12/2025). (c) AP Photo/M. Berengui

Aksi Arda Guler dalam laga Copa del Rey antara Talavera vs Real Madrid, Kamis (18/12/2025). (c) AP Photo/M. Berengui

Arda Guler menjadi salah satu pihak yang paling dirugikan dari pergantian pelatih. Di bawah Alonso, Güler menikmati masa kejayaan, mulai dari cadangan Ancelotti menjadi starter hampir setiap laga awal musim.

Güler mencatatkan 14 kontribusi gol, rekor tertinggi kariernya. Dengan Alonso pergi, masa depannya menjadi tidak pasti kecuali Arbeloa tetap memberikan kepercayaan yang sama.

Pemain Turki berusia 20 tahun ini bisa menghadapi kemunduran besar dalam kariernya jika tidak mendapatkan kesempatan bermain reguler. Kepergian Alonso bisa memutus kesinambungan perkembangan yang baru dibangunnya.

4 dari 4 halaman

4. Kylian Mbappe

Selebrasi Kylian Mbappe dalam laga Liga Spanyol antara Alaves vs Real Madrid, Senin (15/12/2025). (c) AP Photo/Miguel Oses

Selebrasi Kylian Mbappe dalam laga Liga Spanyol antara Alaves vs Real Madrid, Senin (15/12/2025). (c) AP Photo/Miguel Oses

Posisi Kylian Mbappe di Real Madrid tetap aman, terlepas siapa pun yang menjadi pelatih. Pemain Prancis ini memimpin daftar pencetak gol dengan 29 gol musim ini dan sering menjadi penentu kemenangan.

Namun, Mbappe kini kembali mengalami manajer yang dipecat. Enam pelatih sudah kehilangan pekerjaannya dalam delapan tahun terakhir saat menangani Mbappé, termasuk di PSG dan Real Madrid.

Trend ini menjadi noda tambahan dalam karier pemain 27 tahun ini. Meski bukan kesalahan Mbappe, pergantian pelatih yang terus-menerus bisa memengaruhi stabilitas dan fokusnya di lapangan.

Sumber: Sports Illustrated


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL