Bola.net - Jerman melangkah ke final Piala Dunia 2014 setelah mengempaskan tuan rumah Brasil dengan skor yang mencengangkan, 7-1. Hal ini membuat kubu Jerman diselimuti euforia luar biasa. Di final, Jerman akan menghadapi Argentina yang harus bersusah payah menyingkirkan Belanda lewat adu penalti yang menguras emosi.
Dalam partai puncak kontra La Albiceleste di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7), Jerman tak boleh larut dalam euforia tersebut. Itulah pandangan pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri.
"Situasi akan bersifat dilematis. Jika Jerman terlarut dalam keberhasilannya di semifinal, akan berbahaya. Sebaliknya, Argentina dalam kewaspadaan penuh setelah susah payah mengalahkan Belanda," kata Indra Sjafri.
Ulangan partai final PIala Dunia Meksiko tahun 1986 tersebut pasti akan memunculkan aksi-aksi yang berkualitas jika melihat statistik penampilan kedua tim sejak babak penyisihan.
Der Panzer Jerman memang tidak terbendung sejak babak awal. Mereka menghancurkan Portugal dan menjadi salah satu penanda bahwa tim asuhan Joachim Loew tersebut merupakan tim yang sangat siap untuk turnamen. [initial]
(esa/gia)
Dalam partai puncak kontra La Albiceleste di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7), Jerman tak boleh larut dalam euforia tersebut. Itulah pandangan pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri.
"Situasi akan bersifat dilematis. Jika Jerman terlarut dalam keberhasilannya di semifinal, akan berbahaya. Sebaliknya, Argentina dalam kewaspadaan penuh setelah susah payah mengalahkan Belanda," kata Indra Sjafri.
Ulangan partai final PIala Dunia Meksiko tahun 1986 tersebut pasti akan memunculkan aksi-aksi yang berkualitas jika melihat statistik penampilan kedua tim sejak babak penyisihan.
Der Panzer Jerman memang tidak terbendung sejak babak awal. Mereka menghancurkan Portugal dan menjadi salah satu penanda bahwa tim asuhan Joachim Loew tersebut merupakan tim yang sangat siap untuk turnamen. [initial]
Klik Juga:
- Muller Ingin Tambah Koleksi Sepatu Emas
- Mourinho: Messi Tak Layak Disebut Terbaik Sepanjang Masa
- 'Jangan Sampai Messi Lolos Sedetik Pun'
- Maxi Rodriguez Tak Sabar Lunasi Utang Pada Jerman
- Jerman vs Argentina, Duel Klasik Piala Dunia
- Belanda vs Argentina, Semifinal Yang Suram
- Bunuh Brasil, Jerman Hanya Butuh 10 Peluru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mertesacker: Jerman Ingin Raih Sesuatu yang Spesial
Piala Dunia 12 Juli 2014, 23:53
-
Indra Sjafri: Waktu Recovery, Keuntungan Jerman
Piala Dunia 12 Juli 2014, 23:03
-
Menakar Final Jerman vs Argentina
Editorial 12 Juli 2014, 22:54
-
Indra Sjafri Kagumi Skema 4-3-3 Jerman
Piala Dunia 12 Juli 2014, 22:50
-
Barton: Hanya Masalah Waktu Sebelum Muller Lewati Klose
Piala Dunia 12 Juli 2014, 22:39
LATEST UPDATE
-
Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
Liga Italia 27 Mei 2026, 08:13
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR