Bola.net - Aksi para pemain Jerman dalam final Piala Dunia 2014 di Brasil diperkirakan bakal lebih mumpuni daripada Argentina, Senin (14/7).
Menurut pelatih Tim Nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri, salah satu faktor yang membedakan secara signifikan adalah waktu recovery atau pemulihan kondisi fisik pemain kedua tim.
Jerman punya satu hari lebih banyak untuk memulihkan kondisi fisiknya. Di babak semifinal, Jerman dianggap tidak banyak mengeluarkan keringat ketika menyingkirkan Brasil.
Di sisi lain, para pemain Argentina cukup terkuras tenaganya ketika harus bermain hingga adu penalti lawan Belanda.
"Waktu recovery yang kurang banyak memberikan tambahan tekanan pada kondisi fisik Lionel Messi dan kawan-kawan. Kondisi fisik akan menjadi salah satu faktor penentu tim yang akan keluar sebagai juara. Jerman yang lebih fresh tentu saja lebih banyak diuntungkan," kata Indra.
Persoalan recovery ini menjadi penting karena di turnamen yang levelnya begitu tinggi, kondisi fisik sangat vital pengaruhnya.
Dilanjutkan Indra, dengan kondisi alam Brasil yang begitu lembab, pemain jadi lebih mudah lelah. Proses pemulihan yang kurang akan dengan jelas mempengaruhi performa pemain di lapangan.
Namun, jika ditinjau dari kajian psikologis, kedua tim tentu sudah sangat rindu dengan gelar juara Dunia. Itu bakal membuat mereka mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.
"Strategi menyerang Argentina yang mengandalkan kecepatan para pemainnya, memang akan memberikan kesulitan, terutama jika Angel Di Maria bisa bermain dalam kondisi yang fit. Perpaduan DI Maria dan Messi akan memunculkan ancaman konstan bagi gawang Jerman," pungkasnya. [initial]
(esa/gia)
Menurut pelatih Tim Nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri, salah satu faktor yang membedakan secara signifikan adalah waktu recovery atau pemulihan kondisi fisik pemain kedua tim.
Jerman punya satu hari lebih banyak untuk memulihkan kondisi fisiknya. Di babak semifinal, Jerman dianggap tidak banyak mengeluarkan keringat ketika menyingkirkan Brasil.
Di sisi lain, para pemain Argentina cukup terkuras tenaganya ketika harus bermain hingga adu penalti lawan Belanda.
"Waktu recovery yang kurang banyak memberikan tambahan tekanan pada kondisi fisik Lionel Messi dan kawan-kawan. Kondisi fisik akan menjadi salah satu faktor penentu tim yang akan keluar sebagai juara. Jerman yang lebih fresh tentu saja lebih banyak diuntungkan," kata Indra.
Persoalan recovery ini menjadi penting karena di turnamen yang levelnya begitu tinggi, kondisi fisik sangat vital pengaruhnya.
Dilanjutkan Indra, dengan kondisi alam Brasil yang begitu lembab, pemain jadi lebih mudah lelah. Proses pemulihan yang kurang akan dengan jelas mempengaruhi performa pemain di lapangan.
Namun, jika ditinjau dari kajian psikologis, kedua tim tentu sudah sangat rindu dengan gelar juara Dunia. Itu bakal membuat mereka mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.
"Strategi menyerang Argentina yang mengandalkan kecepatan para pemainnya, memang akan memberikan kesulitan, terutama jika Angel Di Maria bisa bermain dalam kondisi yang fit. Perpaduan DI Maria dan Messi akan memunculkan ancaman konstan bagi gawang Jerman," pungkasnya. [initial]
Klik Juga:
- Key Player: Muller vs Messi
- Sekilas Final Piala Dunia 2014: Jerman vs Argentina
- Indra Sjafri: Jerman Fasih Terapkan Modifikasi Total Football
- Indra Sjafri: Jerman Jangan Terbuai Euforia Semifinal
- Brasil Dihajar, Zabaleta Minta Argentina Belajar
- Zabaleta: Angkat Piala, Messi Bakal Spesial
- Galeri Suporter: Belanda vs Argentina
- Galeri Suporter: Brasil vs Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri: Waktu Recovery, Keuntungan Jerman
Piala Dunia 12 Juli 2014, 23:03
-
Piala Dunia 12 Juli 2014, 22:37

-
Popularitas Mascherano Ternyata Kalahkan Messi
Piala Dunia 12 Juli 2014, 22:21
-
Sekilas Final Piala Dunia 2014: Jerman vs Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2014, 21:27
-
Zabaleta: Angkat Piala, Messi Bakal Spesial
Piala Dunia 12 Juli 2014, 21:12
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR