
Bola.net - Inggris memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati rangkaian pertandingan yang penuh tantangan. The Three Lions tidak selalu tampil meyakinkan, tetapi mereka mampu menemukan cara untuk keluar sebagai pemenang pada saat-saat penting.
Turnamen diawali dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia yang menghadirkan optimisme besar. Namun, hasil imbang tanpa gol melawan Ghana membuat laju Inggris sedikit melambat sebelum menaklukkan Panama 2-0 pada laga terakhir fase grup.
Ujian sesungguhnya hadir setelah memasuki fase gugur. Inggris dipaksa bekerja keras saat menghadapi RD Kongo, Meksiko, hingga Norwegia sebelum akhirnya mengamankan tiket ke semifinal.
Kini, Inggris bersiap menghadapi Argentina dalam perebutan tempat di partai puncak. Perjalanan tersebut tidak lepas dari kontribusi Jude Bellingham sebagai pemain paling berpengaruh dan gol dramatis Harry Kane yang menjadi momen paling berkesan.
Jude Bellingham Jadi Pemain Bintang Inggris

Jude Bellingham tampil sebagai motor permainan Inggris sepanjang Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu terus menunjukkan kualitasnya dalam laga-laga penting.
Bellingham mencetak gol saat Inggris mengalahkan Kroasia pada pertandingan pembuka. Ia juga menjadi penentu kemenangan atas Panama lewat satu gol dan satu assist yang membawa timnya melangkah ke fase gugur.
Performa terbaik Bellingham hadir ketika menghadapi Meksiko di perempat final. Dua golnya menjadi fondasi kemenangan 3-2 di tengah tekanan suporter tuan rumah, kartu merah Jarell Quansah, dan gempuran lawan pada menit-menit akhir.
Penampilan impresif itu berlanjut saat Inggris bertemu Norwegia. Bellingham kembali memborong dua gol, termasuk gol kemenangan pada babak perpanjangan waktu, sehingga koleksi golnya meningkat menjadi enam sepanjang turnamen.
Gol Harry Kane ke Gawang RD Kongo Jadi Momen Terbaik

Momen paling berkesan dalam perjalanan Inggris menuju semifinal terjadi saat menghadapi RD Kongo pada babak 32 besar. Inggris sempat tertinggal lebih dulu dan berada di ambang hasil yang mengecewakan.
Harry Kane kemudian mengambil alih panggung pada 15 menit terakhir pertandingan. Sang kapten mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1 sekaligus menjaga langkah Inggris di Piala Dunia 2026.
Gol penentu Kane menghadirkan luapan kegembiraan karena lahir pada saat yang sangat krusial. Selain memastikan kelolosan, momen tersebut menjadi titik balik yang membangun kepercayaan diri Inggris menghadapi lawan-lawan yang lebih berat.
Setelah lolos dari tekanan melawan RD Kongo, Inggris mampu menyingkirkan Meksiko dan Norwegia untuk mencapai semifinal. Kini, The Three Lions berharap perpaduan ketajaman Kane dan performa gemilang Bellingham kembali membawa mereka selangkah lebih dekat menuju gelar juara.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina 16 Juli 2026
Piala Dunia 13 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR