
Bola.net - Gennaro Gattuso merilis daftar resmi 23 pemain Timnas Italia yang dibawa untuk melakoni laga final playoff Piala Dunia 2026 melawan Bosnia-Herzegovina. Duel hidup mati ini bakal digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Pemenang dari laga krusial ini dipastikan meraih satu tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 dan bakal masuk ke Grup B bersama Kanada, Qatar, serta Swiss. Tekanan sangat tinggi mengingat pertaruhan besar bagi wajah sepak bola Italia.
Azzurri terbang ke Bosnia membawa modal kepercayaan diri setelah membungkam Irlandia Utara dengan skor 2-0 pekan lalu di Bergamo. Gol dari Sandro Tonali dan Moise Kean pada babak kedua menjadi bukti ketenangan tim asuhan Gattuso dalam memecah kebuntuan.
Namun, sang pelatih harus mengambil keputusan sulit dengan memangkas skuad awal yang berisi 28 nama. Ada satu perubahan mencolok dalam komposisi pemain yang dibawa ke Zenica dibandingkan saat laga semifinal sebelumnya.
Andrea Cambiaso Kembali, Giorgio Scalvini Tersisih

Dari sektor pertahanan, Andrea Cambiaso dipastikan kembali masuk dalam daftar yang dibawa Gattuso. Bek sayap Juventus ini diharapkan memberikan opsi lebih di sisi lapangan dalam skema ofensif maupun defensif Italia.
Keputusan ini memakan korban, di mana Giorgio Scalvini terpaksa harus naik ke tribune penonton. Bek muda Atalanta itu menjadi salah satu dari lima pemain yang dicoret dari daftar skuad final untuk pertandingan malam nanti.
Selain Scalvini, beberapa nama lain juga dipastikan absen memperkuat Italia di Zenica. Gianluca Scamacca masih dalam pemulihan cedera, sementara Elia Caprile, Nicolo Cambiaghi, dan Diego Coppola tidak masuk dalam rencana taktis terakhir.
Meski ada perubahan di daftar cadangan, Gattuso diyakini tidak akan merombak starting eleven yang sukses mengalahkan Irlandia Utara. Duet maut Moise Kean dan Mateo Retegui diprediksi tetap menjadi tumpuan di lini serang sejak menit awal.
"Kami harus memainkan laga final – kami belum melakukan apa pun," tegas gelandang bertahan Manuel Locatelli.
Gattuso Nikmati Ketegangan di Lapangan

Gennaro Gattuso secara terbuka mengakui bahwa tensi tinggi jelang laga final adalah bumbu yang paling ia sukai dalam sepak bola. Baginya, rasa tegang dan adrenalin yang meningkat adalah bukti bahwa gairah kompetisi masih ada.
Gattuso menekankan pentingnya menjaga fokus penuh tanpa harus terjebak dalam rasa trauma atas kegagalan masa lalu. Ia ingin para pemainnya tampil dengan kepercayaan diri tinggi tanpa dihantui bayang-bayang kegagalan lolos ke Piala Dunia sebelumnya.
"Siapa pun yang melakukan pekerjaan ini hidup untuk malam-malam seperti ini, ketika Anda merasakan kesemutan dan ketegangan mulai meningkat. Tidak ada yang lebih baik dari itu. Jika Anda tidak merasa seperti ini, artinya Anda harus pensiun atau berhenti melatih," ungkap Gennaro Gattuso.
"Kami telah melewatkan dua Piala Dunia, tetapi Anda juga tidak boleh terobsesi dengan hal itu dan kehilangan fokus karena kami akan membutuhkannya. Saya harus menanamkan kepercayaan diri kepada pemain. Kami punya kemampuan untuk mencapai tujuan kami," tambahnya.
Ancaman Edin Dzeko di Angkernya Zenica

Bermain di markas Bosnia-Herzegovina jelas menghadirkan tantangan mental yang berbeda bagi para penggawa Italia. Tuan rumah datang dengan semangat membara setelah lolos secara dramatis lewat adu penalti melawan Wales di semifinal Path A.
Secara statistik, Italia memang dominan dengan catatan empat kemenangan dari lima pertemuan terakhir kedua negara. Namun, publik sepak bola tak boleh lupa bahwa Bosnia pernah mengejutkan Azzurri dengan kemenangan 2-1 di Sarajevo pada tahun 1996.
Faktor Edin Dzeko menjadi perhatian khusus yang wajib diwaspadai lini belakang Italia. Penyerang gaek berusia 40 tahun itu punya insting tajam dan sangat mengenal karakter bek Italia berkat pengalamannya membela AS Roma serta Inter Milan.
Laga ini adalah pertaruhan besar. Kegagalan menembus putaran final di dua edisi sebelumnya masih membekas dalam benak publik Italia, namun Gattuso tak ingin hal itu jadi beban.
Daftar Skuad Italia vs Bosnia-Herzegovina

Kiper: Donnarumma, Carnesecchi, Meret.
Bek: Bastoni, Buongiorno, Calafiori, Cambiaso, Dimarco, Gatti, Mancini, Palestra, Spinazzola.
Gelandang: Barella, Cristante, Frattesi, Locatelli, Pisilli, Tonali.
Penyerang: Esposito, Kean, Politano, Raspadori, Retegui.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Bosnia dan Herzegovina vs Italia Tayang Jam Berapa dan di TV Mana?
Piala Dunia 31 Maret 2026, 16:31
LATEST UPDATE
-
Trauma Panjang Timnas Italia: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022
Piala Dunia 31 Maret 2026, 17:00
-
Duel Bosnia dan Herzegovina vs Italia Tayang Jam Berapa dan di TV Mana?
Piala Dunia 31 Maret 2026, 16:31
-
Jadi Rebutan Duo Manchester, Elliot Anderson: Bodo Amat!
Liga Inggris 31 Maret 2026, 16:00
-
Daftar Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026, Kiandra Ramadhipa Wakili Indonesia
Otomotif 31 Maret 2026, 15:45
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56




















KOMENTAR