
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari gelandang veteran Denmark, Christian Eriksen. Pemain berusia 34 tahun itu kembali mengalami insiden kesehatan serius saat membela tim nasional Denmark dalam laga uji coba melawan Ukraina yang berlangsung di Odense.
Eriksen mendadak terjatuh di lapangan setelah sempat memegangi bagian dadanya. Situasi tersebut langsung memicu kepanikan di stadion, mengingat publik sepak bola masih mengingat insiden serupa yang dialaminya pada ajang Euro 2020 lima tahun lalu.
Begitu Eriksen ambruk, tim medis segera berlari ke lapangan untuk memberikan pertolongan pertama. Para pemain dari kedua tim membentuk lingkaran di sekelilingnya guna memberikan ruang bagi petugas medis bekerja. Pertandingan pun langsung dihentikan dan akhirnya dibatalkan.
Beruntung, kondisi Eriksen dilaporkan stabil. Ia sadar saat dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans, didampingi sang istri, Sabrina.
Sebelum pertandingan dihentikan, Denmark sempat unggul 2-1 atas Ukraina. Dua gol tuan rumah dicetak Patrick Dorgu dan Joakim Maehle, sementara Ukraina memperkecil ketertinggalan melalui Viktor Tsygankov.
Defibrilator Internal Berfungsi Sesuai Harapan

Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, mengungkapkan bahwa alat implantable cardioverter defibrillator (ICD) yang tertanam di tubuh Eriksen berperan penting dalam menangani situasi darurat tersebut.
ICD merupakan alat medis yang berfungsi mendeteksi gangguan irama jantung berbahaya dan memberikan kejutan listrik untuk mengembalikan ritme jantung ke kondisi normal.
Menurut Boesen, alat tersebut bekerja sebagaimana mestinya ketika insiden terjadi.
"Christian dalam kondisi baik dan bahkan bisa meninggalkan lapangan dengan berjalan sendiri. Dari yang saya lihat, alat pacu jantung merespons sesuai fungsinya," ujar Boesen.
Ia menambahkan bahwa Eriksen sempat kehilangan kesadaran dalam waktu singkat, tetapi segera sadar kembali dan dapat berkomunikasi dengan tim medis.
"Dia hanya tidak sadar sesaat. Kesadarannya kembali dengan sangat cepat dan kami langsung bisa berkomunikasi dengannya," lanjutnya.
Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih belum diketahui. Eriksen kini menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan di rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Boesen juga menyampaikan pesan dari sang pemain kepada rekan-rekannya di tim nasional Denmark.
"Christian meminta saya menyampaikan salam kepada seluruh pemain dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja," katanya.
Mengingat Kembali Tragedi Euro 2020

Peristiwa ini mengingatkan kembali pada momen mengerikan yang terjadi saat Euro 2020. Kala itu Eriksen mengalami henti jantung ketika Denmark menghadapi Finlandia di fase grup.
Dalam insiden tersebut, jantung mantan pemain Tottenham Hotspur dan Manchester United itu sempat berhenti berdetak selama sekitar lima menit sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim medis.
Setelah pulih, Eriksen menjalani pemasangan ICD sebagai langkah pencegahan terhadap gangguan jantung yang dapat mengancam nyawanya.
Kondisi tersebut juga memaksanya meninggalkan Inter Milan karena regulasi kesehatan di Italia tidak mengizinkan pemain dengan ICD tampil di kompetisi profesional.
Bangkit dari Masa Sulit hingga Kembali ke Level Tertinggi
Meski sempat menghadapi ancaman terhadap kariernya, Eriksen menunjukkan mentalitas luar biasa. Pada awal 2022, ia kembali bermain sepak bola profesional bersama Brentford di Liga Inggris.
Penampilannya bersama Brentford terbilang impresif. Dalam 11 pertandingan, Eriksen mencatatkan satu gol dan empat assist, yang kemudian membuka jalan menuju transfer ke Manchester United pada musim panas 2022.
Selama tiga musim membela Setan Merah, Eriksen tetap menjadi salah satu gelandang berpengalaman yang diandalkan sebelum akhirnya melanjutkan karier di Bundesliga bersama Wolfsburg.
Kini, dunia sepak bola kembali menaruh perhatian terhadap kondisi kesehatan Eriksen. Meski laporan awal menunjukkan perkembangan positif, hasil pemeriksaan lanjutan akan menjadi penentu untuk mengetahui penyebab pasti insiden yang kembali menimpa salah satu gelandang terbaik Denmark tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Argentina vs Islandia 10 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:00
-
Prediksi Spanyol vs Peru 9 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 12:06
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR