Ironi Turki di Piala Dunia 2026: Dominasi Gila-gilaan, 62 Shot, tapi Gagal Cetak Gol!

Ironi Turki di Piala Dunia 2026: Dominasi Gila-gilaan, 62 Shot, tapi Gagal Cetak Gol!
Starting XI Timnas Turki yang bertanding di final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. (c) TFF Official

Bola.net - Timnas Turki menghadapi situasi yang sulit dipercaya pada dua laga awal Grup D Piala Dunia 2026. Datang dengan permainan agresif dan dominasi tinggi, tim asuhan Vincenzo Montella justru harus menerima kenyataan pahit setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Turki kalah 0-2 dari Australia pada laga pembuka, sebelum kembali tumbang dengan skor 0-1 ketika menghadapi Paraguay. Hasil tersebut membuat peluang mereka untuk melangkah ke fase berikutnya semakin tipis.

Ironisnya, performa Turki di lapangan tidak mencerminkan hasil yang mereka dapatkan. Mereka menjadi tim yang aktif menyerang, menguasai bola lebih banyak, dan menciptakan peluang demi peluang.

Masalah terbesar Turki berada pada penyelesaian akhir. Selama 180 menit pertandingan, mereka mampu membangun tekanan besar, tetapi gagal menemukan satu hal paling penting dalam sepak bola: mencetak gol.

1 dari 2 halaman

Turki Dominan di Lapangan, tetapi Mandul di Depan Gawang

Duel Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026). (c) AP Photo/Jeff Chiu

Duel Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026). (c) AP Photo/Jeff Chiu

Turki menunjukkan karakter permainan yang ingin dikembangkan Montella dengan pendekatan menyerang dan penguasaan bola tinggi. Melawan Australia, mereka mencatat 71,6 persen penguasaan bola, sedangkan saat menghadapi Paraguay angka tersebut meningkat menjadi 78,5 persen.

Dominasi itu juga terlihat dari jumlah peluang yang mereka ciptakan. Menurut data Opta, Turki telah melakukan 62 tembakan dalam dua pertandingan awal Piala Dunia 2026 tanpa mencetak satu gol pun.

Catatan tersebut menjadi rekor buruk tersendiri. Opta mencatat Turki memiliki jumlah tembakan terbanyak tanpa gol dalam rentang dua pertandingan di Piala Dunia sejak 1966.

Situasi semakin mengejutkan karena kualitas peluang yang didapat Turki sebenarnya cukup menjanjikan. Mereka memiliki expected goals (xG) sebesar 1,33 saat melawan Australia, lebih tinggi dari lawannya yang hanya mencatat 0,77 xG tetapi mampu mencetak dua gol.

2 dari 2 halaman

Statistik Mendukung, tetapi Turki Tetap Terancam Pulang

Hakan Calhanoglu melanggar Nestory Irankunda di laga Australia vs Turki di Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026). (c) Ethan Cairns/The Canadian Press via AP

Hakan Calhanoglu melanggar Nestory Irankunda di laga Australia vs Turki di Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026). (c) Ethan Cairns/The Canadian Press via AP

Pada pertandingan kontra Paraguay, masalah yang sama kembali muncul. Turki menghasilkan xG sebesar 2,1, jauh lebih tinggi dibanding Paraguay yang hanya memiliki 0,32 xG.

Bahkan, Turki mencatat lebih dari 100 sentuhan di area penalti lawan dalam dua pertandingan tersebut. Mereka mampu membawa permainan ke wilayah berbahaya, tetapi tidak memiliki efektivitas yang cukup untuk mengubah peluang menjadi gol.

Pengamat kritis memang bisa menunjuk satu kelemahan besar, yakni akurasi penyelesaian akhir. Dari total 62 tembakan yang dilepaskan, Turki hanya menghasilkan 13 tembakan tepat sasaran dalam dua laga.

Turki kini berada dalam posisi sulit. Mereka akan menghadapi Amerika Serikat pada laga berikutnya, tetapi peluang lolos sudah sangat kecil karena dua kekalahan tanpa gol membuat perjuangan mereka semakin berat.

Sumber: Opta


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL