
Bola.net - Timnas Turki menghadapi situasi yang sulit dipercaya pada dua laga awal Grup D Piala Dunia 2026. Datang dengan permainan agresif dan dominasi tinggi, tim asuhan Vincenzo Montella justru harus menerima kenyataan pahit setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Turki kalah 0-2 dari Australia pada laga pembuka, sebelum kembali tumbang dengan skor 0-1 ketika menghadapi Paraguay. Hasil tersebut membuat peluang mereka untuk melangkah ke fase berikutnya semakin tipis.
Ironisnya, performa Turki di lapangan tidak mencerminkan hasil yang mereka dapatkan. Mereka menjadi tim yang aktif menyerang, menguasai bola lebih banyak, dan menciptakan peluang demi peluang.
Masalah terbesar Turki berada pada penyelesaian akhir. Selama 180 menit pertandingan, mereka mampu membangun tekanan besar, tetapi gagal menemukan satu hal paling penting dalam sepak bola: mencetak gol.
Turki Dominan di Lapangan, tetapi Mandul di Depan Gawang

Turki menunjukkan karakter permainan yang ingin dikembangkan Montella dengan pendekatan menyerang dan penguasaan bola tinggi. Melawan Australia, mereka mencatat 71,6 persen penguasaan bola, sedangkan saat menghadapi Paraguay angka tersebut meningkat menjadi 78,5 persen.
Dominasi itu juga terlihat dari jumlah peluang yang mereka ciptakan. Menurut data Opta, Turki telah melakukan 62 tembakan dalam dua pertandingan awal Piala Dunia 2026 tanpa mencetak satu gol pun.
Catatan tersebut menjadi rekor buruk tersendiri. Opta mencatat Turki memiliki jumlah tembakan terbanyak tanpa gol dalam rentang dua pertandingan di Piala Dunia sejak 1966.
Situasi semakin mengejutkan karena kualitas peluang yang didapat Turki sebenarnya cukup menjanjikan. Mereka memiliki expected goals (xG) sebesar 1,33 saat melawan Australia, lebih tinggi dari lawannya yang hanya mencatat 0,77 xG tetapi mampu mencetak dua gol.
Statistik Mendukung, tetapi Turki Tetap Terancam Pulang

Pada pertandingan kontra Paraguay, masalah yang sama kembali muncul. Turki menghasilkan xG sebesar 2,1, jauh lebih tinggi dibanding Paraguay yang hanya memiliki 0,32 xG.
Bahkan, Turki mencatat lebih dari 100 sentuhan di area penalti lawan dalam dua pertandingan tersebut. Mereka mampu membawa permainan ke wilayah berbahaya, tetapi tidak memiliki efektivitas yang cukup untuk mengubah peluang menjadi gol.
Pengamat kritis memang bisa menunjuk satu kelemahan besar, yakni akurasi penyelesaian akhir. Dari total 62 tembakan yang dilepaskan, Turki hanya menghasilkan 13 tembakan tepat sasaran dalam dua laga.
Turki kini berada dalam posisi sulit. Mereka akan menghadapi Amerika Serikat pada laga berikutnya, tetapi peluang lolos sudah sangat kecil karena dua kekalahan tanpa gol membuat perjuangan mereka semakin berat.
Sumber: Opta
Baca Ini Juga
- Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
- Klasemen Grup D Piala Dunia 2026 Usai Amerika Serikat Menang dan Turki Kalah
- Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
- Hasil Turki vs Paraguay: Kalah Lawan 10 Pemain, The Crescent-Stars Angkat Koper Dari Piala Dunia 2026
- Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persijap vs Persib, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:59
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Sumaya Sumbang Perak untuk Indonesia dari Teqball Putri di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:34
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR