Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Kartu Merah Alessandro Bastoni Jadi Titik Balik Tragis

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Kartu Merah Alessandro Bastoni Jadi Titik Balik Tragis
Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada Alessandro Bastoni dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia antara Bosnia dan Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bola.net - Italia harus menerima kenyataan pahit gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina. Laga penentuan itu berubah drastis akibat satu momen krusial di babak pertama.

Sempat unggul lebih dulu, Italia kehilangan kendali pertandingan setelah kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni. Keunggulan yang tampak menjanjikan langsung berubah menjadi tekanan berat.

Situasi semakin sulit karena Italia harus bermain dengan 10 orang dalam waktu yang sangat panjang. Kondisi tersebut memaksa mereka bertahan lebih dalam hingga stamina terkuras.

Pada akhirnya, duel berlanjut hingga adu penalti dan Bosnia tampil lebih efektif. Italia pun kembali gagal melangkah ke putaran final, menambah catatan buruk dalam beberapa edisi terakhir.

1 dari 4 halaman

Kartu Merah Bastoni Ubah Jalannya Laga

Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada bek Italia, Alessandro Bastoni saat melawan Bosnia di playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada bek Italia, Alessandro Bastoni saat melawan Bosnia di playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Alessandro Bastoni menerima kartu merah setelah melakukan tekel keras saat mencoba menghentikan serangan lawan. Ia berada dalam posisi tertinggal saat mengejar pemain Bosnia yang berpeluang mencetak gol.

Keputusan tersebut membuat wasit langsung mengeluarkan kartu merah tanpa ragu. Situasi itu memaksa Italia bermain dengan 10 orang sejak menit ke-42.

Tekel tersebut sebenarnya bertujuan mencegah peluang emas lawan. Namun risiko besar dari aksi itu berujung konsekuensi fatal bagi tim.

Selain berdampak pada laga itu sendiri, kartu merah juga berpotensi membuat Bastoni absen di pertandingan berikutnya. Namun hal tersebut menjadi tidak relevan setelah Italia tersingkir.

2 dari 4 halaman

Bermain 10 Orang, Italia Kehabisan Energi

Reaksi pemain Italia ketika adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina di playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Reaksi pemain Italia ketika adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina di playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Setelah kehilangan satu pemain, Italia harus bertahan dalam tekanan sepanjang pertandingan. Mereka bermain dengan intensitas tinggi untuk menutup ruang yang terbuka.

Gianluigi Donnarumma tampil cukup solid dengan sejumlah penyelamatan penting. Namun beban yang terlalu besar membuat pertahanan akhirnya goyah.

Selama lebih dari 30 menit tambahan waktu termasuk babak extra time, Italia terus dipaksa bekerja keras. Kondisi fisik pemain pun mulai menurun drastis.

Kelelahan tersebut menjadi faktor penting yang membuat Italia sulit mempertahankan keunggulan. Tekanan terus-menerus akhirnya berbuah gol balasan dari Bosnia.

3 dari 4 halaman

Gol Penyeimbang dan Kekalahan di Adu Penalti

Reaksi pemain Italia setelah kalah dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Reaksi pemain Italia setelah kalah dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bosnia akhirnya menyamakan skor pada menit ke-79 melalui serangan yang sulit dihentikan. Bola sempat ditepis, tetapi situasi kacau di depan gawang dimanfaatkan dengan baik.

Gol tersebut mengubah momentum sepenuhnya ke kubu lawan. Italia yang sudah kelelahan tidak mampu merespons dengan efektif.

Pertandingan kemudian berlanjut ke babak adu penalti. Bosnia tampil sempurna dengan mencetak seluruh percobaan mereka.

Sebaliknya, Italia gagal memaksimalkan peluang dari titik putih. Hasil itu memastikan langkah mereka terhenti secara menyakitkan.

4 dari 4 halaman

Rekor Buruk Italia di Kualifikasi Piala Dunia

Ivan Sunjic dan Gianluca Mancini berebut bola dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) AP Photo/Armin Durgut

Ivan Sunjic dan Gianluca Mancini berebut bola dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) AP Photo/Armin Durgut

Kegagalan ini menambah daftar panjang hasil buruk Italia di ajang kualifikasi. Mereka kini tercatat gagal lolos dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.

Pada 2018, Italia tersingkir setelah kalah agregat dari Swedia. Mereka bahkan gagal mencetak gol dalam dua leg pertandingan tersebut.

Pada edisi 2022, Italia kembali tersingkir secara dramatis oleh Makedonia Utara. Gol di menit akhir menghancurkan harapan mereka.

Kini pada 2026, skenario pahit kembali terulang. Kartu merah dan kekalahan adu penalti menjadi penutup dari perjalanan yang mengecewakan.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL