
Bola.net - Timnas Jepang membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang cukup menjanjikan. Menghadapi Timnas Belanda pada matchday pertama Grup F di Dallas Stadium, Senin (15/6) pagi WIB, Samurai Biru bermain imbang 2-2.
Hasil tersebut semakin istimewa karena Jepang harus dua kali bangkit dari situasi tertinggal. Mentalitas dan daya juang tinggi kembali menjadi ciri khas tim asuhan Hajime Moriyasu di panggung dunia.
Belanda sempat unggul lebih dulu lewat gol Virgil van Dijk pada menit ke-50. Jepang merespons dengan cepat melalui Keito Nakamura sebelum kembali tertinggal akibat gol Crysencio Summerville pada menit ke-64.
Ketika banyak tim mungkin menyerah dalam situasi seperti itu, Jepang justru menunjukkan karakter kuat. Gol Daichi Kamada pada akhir laga memastikan mereka pulang dengan satu poin penting dari duel melawan salah satu tim unggulan Eropa.
Dua Kali Bangkit, Jepang Kembali Tunjukkan Mentalitas Besar

Pertandingan di Dallas Stadium berlangsung dalam dua babak yang sangat berbeda. Setelah babak pertama berjalan relatif seimbang tanpa gol, tempo pertandingan meningkat drastis setelah jeda.
Gol pembuka Van Dijk sempat memberi momentum bagi Belanda. Namun, Jepang yang pernah membalikkan keadaan melawan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022 kembali memperlihatkan kemampuan mereka untuk bangkit saat berada di bawah tekanan.
Keito Nakamura menjadi sosok penting ketika mencetak gol penyama kedudukan pertama. Jepang kemudian terus bermain disiplin dan tidak kehilangan fokus meski kembali tertinggal setelah gol indah Summerville.
Kerja keras mereka akhirnya terbayar menjelang akhir pertandingan. Sundulan Koki Ogawa yang mengenai Daichi Kamada membuat bola masuk ke gawang Belanda dan mengubah skor menjadi 2-2.
Moriyasu Bersyukur, tetapi Tetap Menyimpan Kekecewaan

Meski hasil imbang melawan Belanda bisa dianggap sebagai pencapaian positif, Hajime Moriyasu ternyata tidak sepenuhnya puas. Pelatih Jepang itu merasa timnya memiliki peluang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Saya kecewa karena kami gagal menang, tetapi meskipun kami tertinggal dua kali, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim," kata pelatih Jepang, Hajime Moriyasu.
"Meskipun hanya mendapatkan satu poin agak mengecewakan, kami berhasil mendapatkan hasil melalui upaya kolektif kami," ucap Moriyasu.
"Kami bertahan dengan sabar dan kemudian mencoba untuk lebih agresif dalam menyerang. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan dan persiapkan," imbuh Moriyasu.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR