
Bola.net - Ronald Koeman tetap membela keputusan taktik dan pergantian pemainnya setelah Belanda gagal mempertahankan keunggulan saat ditahan Jepang 2-2 pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Hasil tersebut membuat De Oranje harus puas berbagi angka meski sempat dua kali memimpin pertandingan.
Belanda unggul lebih dulu melalui gol kapten Virgil van Dijk pada babak kedua. Jepang kemudian menyamakan kedudukan lewat Keito Nakamura sebelum Crysencio Summerville kembali membawa De Oranje memimpin.
Keunggulan itu kembali sirna menjelang akhir laga ketika Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang untuk Jepang. Gol tersebut lahir setelah Jepang meningkatkan tekanan dan memanfaatkan situasi di depan gawang Belanda.
Koeman sempat melakukan tiga pergantian pemain setelah gol Summerville pada menit ke-64. Meski perubahan itu dianggap membuat Belanda kehilangan kendali permainan, sang pelatih menolak menyalahkan keputusannya.
Tidak Menyesali Pergantian Pemain
Belanda melakukan sejumlah perubahan ketika unggul 2-1, termasuk menarik keluar Summerville dan memasukkan beberapa pemain baru. Koeman juga menambah satu bek tengah untuk memperkuat pertahanan pada fase akhir pertandingan.
Namun, Jepang justru mampu mengambil inisiatif permainan dan mencetak gol penyeimbang menjelang laga berakhir. Koeman menilai masalah utama bukan terletak pada taktik, melainkan buruknya pertahanan timnya dalam beberapa momen penting.
"Masalah juga terjadi pada tekanan di area sayap. Jadi jika melihat pertandingan ini, kedua gol yang kami kebobolan terjadi karena kami tidak bertahan dengan baik," ujar Koeman.
"Sepak bola memang lucu karena setelah Jepang mencetak gol kedua, mereka juga mulai bertahan. Jadi kami sebenarnya masih bisa mencetak gol ketiga. Karena itu saya tidak menyesali keputusan yang saya ambil," tegas Koeman.
Belanda Harus Terus Berkembang
Koeman mengakui timnya belum menampilkan performa terbaik saat menghadapi Jepang. Menurutnya, Belanda masih memiliki banyak ruang untuk berkembang seiring berjalannya turnamen.
Pelatih berusia 63 tahun itu juga menilai banyak pihak masih meremehkan kualitas Jepang. Ia menegaskan pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa lawan dari Asia itu tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Tentu saja kami bisa bermain lebih baik dan kami harus terus berkembang selama turnamen berlangsung," kata Koeman.
"Ini jelas bukan performa terbaik kami. Tentu saja kami lebih memilih memenangkan pertandingan pertama dan kami memang mengharapkannya," imbuh Koeman.
Sumber: Flashscore
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib dan Arema Tampil
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 08:10
-
Prediksi Piala AFF 2026: Timor Leste vs Indonesia 31 Juli 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 07:59
-
Resmi! John Stones Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
Liga Italia 31 Juli 2026, 04:25
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
-
AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:13
-
Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16






















KOMENTAR