Bola.net - Pelatih Timnas Jepang, Alberto Zaccheroni tak kuasa menyembunyikan rasa kecewa melihat timnya tersingkir lebih awal di Piala Konfederasi 2013. Giovinco mencetak gol menit akhir ketika memenangkan Italia 4-3 pada laga menegangkan melawan Jepang, dan kiprah Samurai Biru pun terhenti.
Meski masih punya sisa satu laga kontra Meksiko, Nippon dipastikan sudah angkat koper karena poin mereka masih 0 sementara Brasil dan Italia sudah lolos berdampingan.
"Saya amat sedih dengan hasil pertandingan ini dan semoga para pemain dapat mengatasi kesedihan mereka. Padahal kami sudah memimpin dan pantas mendapatkan kemenangan," ucap Zaccheroni dalam situs resmi FIFA.
"Kami harus berterus terang bahwa Italia lebih sigap dalam memanfaatkan peluang mereka. Mereka menciptakan peluang sedikit dibanding kami, tapi mereka lebih taktis dalam melakukan penyelesaian akhir," terang pelatih Jepang ini.
Orang Italia yang pernah membesut AC Milan dan juga Inter ini menyebut pertemuan pagi ini laksana pertemuan pertama Jepang kontra Italia di tahun 1970.
"Pertandingan ini mengingatkan saya pada lata Italia-Jeman di Piala Dunia 1970. Ini merupakan pertandingan amat konstan dengan pergantian angka demi angka bagi kedua tim. Ini amat menegangkan," pungkas Mr Zac.[initial]
Meski masih punya sisa satu laga kontra Meksiko, Nippon dipastikan sudah angkat koper karena poin mereka masih 0 sementara Brasil dan Italia sudah lolos berdampingan.
"Saya amat sedih dengan hasil pertandingan ini dan semoga para pemain dapat mengatasi kesedihan mereka. Padahal kami sudah memimpin dan pantas mendapatkan kemenangan," ucap Zaccheroni dalam situs resmi FIFA.
"Kami harus berterus terang bahwa Italia lebih sigap dalam memanfaatkan peluang mereka. Mereka menciptakan peluang sedikit dibanding kami, tapi mereka lebih taktis dalam melakukan penyelesaian akhir," terang pelatih Jepang ini.
Orang Italia yang pernah membesut AC Milan dan juga Inter ini menyebut pertemuan pagi ini laksana pertemuan pertama Jepang kontra Italia di tahun 1970.
"Pertandingan ini mengingatkan saya pada lata Italia-Jeman di Piala Dunia 1970. Ini merupakan pertandingan amat konstan dengan pergantian angka demi angka bagi kedua tim. Ini amat menegangkan," pungkas Mr Zac.[initial]
(fifa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jepang Tersisih, Zaccheroni pun Bersedih
Piala Dunia 20 Juni 2013, 15:05
-
Jepang Akan Beri Pengawalan Khusus Bagi Dua Pemain Italia
Piala Dunia 19 Juni 2013, 13:20
-
De Rossi: Italia Perlu Menjaga Kagawa
Piala Dunia 19 Juni 2013, 10:00
-
Dibekuk Brasil, Jepang Akui Hanya Tampil 50 Persen
Piala Dunia 17 Juni 2013, 14:10
-
Jepang Ingin Jadi Yang Pertama Lolos ke Brasil
Piala Dunia 26 Maret 2013, 05:30
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR