
Bola.net - Juventus berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1 saat berhadapan dengan wakil Maroko, Wydad AC, Minggu (23/6/2025) malam WIB. Hasil ini membuat langkah mereka menuju babak gugur Piala Dunia Antarklub semakin terbuka lebar.
Meskipun menang dengan skor telak, pelatih Igor Tudor justru mengaku bahwa pertandingan ini tidak semudah yang terlihat. Bianconeri bahkan sempat dibuat terlihat gugup di atas lapangan.
Tudor pun memberikan pujian khusus kepada para pemainnya yang dinilai mampu tetap waspada hingga akhir laga. Ia juga menyoroti penampilan impresif seorang bintang muda dan sebuah momen spesial di babak kedua.
Lantas, apa yang sebenarnya membuat sang pelatih merasa tidak pernah tenang meski timnya unggul besar? Dan siapa sajakah para pemain yang berhasil mencuri perhatiannya dalam kemenangan penting ini?
Kemenangan yang Tak Semudah Kelihatannya

Juventus sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Mereka berhasil unggul cepat 2-0 hanya dalam waktu 16 menit pertama berkat gol bunuh diri dan aksi brilian dari Kenan Yildiz.
Namun, setelah itu Wydad mampu bangkit dan mencuri satu gol balasan. Gol tersebut sontak membuat para pemain Juventus terlihat sedikit gugup saat menuju jeda turun minum.
Igor Tudor pun mengakui bahwa ini adalah jenis pertandingan yang berbeda dengan ritme yang lebih rendah. Ia merasa beruntung timnya bisa mencetak gol cepat, namun ia juga menekankan pentingnya untuk selalu waspada.
"Itu adalah jenis pertandingan yang berbeda, juga karena waktu kick-off dan temponya lebih rendah. Mereka juga telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kami," ujar Tudor kepada DAZN.
"Kami mencetak gol cepat, dan itu membantu kami; dalam sepak bola, Anda tidak pernah tahu, Anda harus selalu waspada," sambungnya.
Sanjungan Setinggi Langit untuk 'Golden Boy'

Bintang dalam pertandingan kali ini tidak lain adalah winger muda asal Turki, Kenan Yildiz. Penampilannya yang memukau membuatnya dianugerahi gelar Player of the Match.
Igor Tudor bahkan tak segan memberikan pujian setinggi langit untuk sang pemain. Ia menyebut Yildiz sebagai seorang "anak emas" atau golden boy.
Menurut Tudor, pemain dengan kualitas seperti Yildiz sangatlah langka. Ia mampu membuat perbedaan di lini depan, namun tetap memiliki daya jelajah seperti seorang gelandang pada umumnya.
"Hanya dia yang bisa memutuskan sejauh mana dia bisa melangkah. Pemain seperti dia itu langka, bermain di depan dan membuat perbedaan sambil berlari seperti gelandang pada umumnya adalah kualitas yang langka," puji Tudor.
"Dia punya mentalitas yang kuat. Kita semua telah melihat apa yang mampu dia lakukan. Dia adalah seorang anak emas," tegasnya.
Gestur Kapten dan Sikap Profesional Vlahovic
Selain Yildiz, ada dua pemain pengganti lain yang juga mendapatkan kredit khusus dari Igor Tudor. Mereka adalah sang kapten, Manuel Locatelli, dan penyerang Dusan Vlahovic.
Vlahovic berhasil mencetak gol penutup Juventus melalui titik penalti. Namun, momen sebelum penalti itulah yang membuat Tudor merasa sangat terkesan.
Ia memuji sikap profesional Vlahovic yang masuk dengan mentalitas yang tepat dan bermain untuk tim. Akan tetapi, pujian terbesar ia berikan untuk sang kapten, Locatelli.
Tudor menyebut keputusan Locatelli untuk memberikan kesempatan penalti kepada Vlahovic adalah sebuah "gestur seorang kapten" sejati.
"Hari ini dia masuk dengan sikap yang tepat, bermain untuk tim, dan kemudian ada gestur indah dari Manuel Locatelli, yang membiarkannya mengambil penalti, sebuah gestur seorang kapten," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Login! Chelsea Ramaikan Bursa Klub Baru Bomber PSG Ini
Liga Inggris 23 Juni 2025, 23:08
-
Transfer Gila: Jadon Sancho Menuju Turin, Dusan Vlahovic ke Old Trafford?
Liga Italia 23 Juni 2025, 20:24
-
Juventus Siap Jual Nico Gonzalez, Segini Harga Tebusnya
Liga Italia 23 Juni 2025, 13:00
LATEST UPDATE
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR