
Bola.net - Defender timnas Prancis, Patrice Evra menganggap kariernya akan menjadi sebuah kesalahan, jika ia sampai tidak memenangi gelar apapun bagi negaranya.
Hal itu dilontarkannya menjelang pertandingan uji coba antara Prancis menghadapi Italia di Ennio Tardini malam nanti. Pada laga ini pula Evra mendapatkan tempatnya kembali di skuad utama Les Bleus.
Sejak melakoni debutnya bagi Prancis di 2004 lalu, hingga saat ini pemain klub Manchester United tersebut sudah mencatat 46 caps, tampil di empat kompetisi besar, serta menjadi kapten timnas di Piala Dunia 2010.
Namun di sepanjang perjalanan kariernya bersama tim Ayam Jantan, Evra belum merasakan gelar bagi negaranya. Ia justru mencontohkan Italia sebagai tim yang mampu berbenah.
"Usai Piala Dunia 2010, Italia memperbaiki cara bermain dan hasil yang mereka dapatkan. Sementara Prancis memiliki kesulitan lebih," terang Evra.
"Sekarang saya ingin menang dengan tim nasional saya, karena akan menjadi kesalahan bagi saya jika tidak mendapatkannya."
Selain itu, Evra juga memuji kinerja pelatih baru Didier Deschamps, yang menurutnya lebih baik dari pelatih sebelumnya di Euro 2012 silam, Laurent Blanc.
"Bersama Blanc saya kehilangan posisi saya, namun kini bersama Deschamps semuanya terlihat lebih baik. Ia berkata pada saya, 'Hanya jika kamu bermain baik, kamu akan menjadi pemain reguler.'" pungkasnya. (gds/atg)
Hal itu dilontarkannya menjelang pertandingan uji coba antara Prancis menghadapi Italia di Ennio Tardini malam nanti. Pada laga ini pula Evra mendapatkan tempatnya kembali di skuad utama Les Bleus.
Sejak melakoni debutnya bagi Prancis di 2004 lalu, hingga saat ini pemain klub Manchester United tersebut sudah mencatat 46 caps, tampil di empat kompetisi besar, serta menjadi kapten timnas di Piala Dunia 2010.
Namun di sepanjang perjalanan kariernya bersama tim Ayam Jantan, Evra belum merasakan gelar bagi negaranya. Ia justru mencontohkan Italia sebagai tim yang mampu berbenah.
"Usai Piala Dunia 2010, Italia memperbaiki cara bermain dan hasil yang mereka dapatkan. Sementara Prancis memiliki kesulitan lebih," terang Evra.
"Sekarang saya ingin menang dengan tim nasional saya, karena akan menjadi kesalahan bagi saya jika tidak mendapatkannya."
Selain itu, Evra juga memuji kinerja pelatih baru Didier Deschamps, yang menurutnya lebih baik dari pelatih sebelumnya di Euro 2012 silam, Laurent Blanc.
"Bersama Blanc saya kehilangan posisi saya, namun kini bersama Deschamps semuanya terlihat lebih baik. Ia berkata pada saya, 'Hanya jika kamu bermain baik, kamu akan menjadi pemain reguler.'" pungkasnya. (gds/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prandelli: Dewasalah Balotelli!
Piala Dunia 14 November 2012, 22:41
-
Materazzi Bicara Tentang Zidane
Liga Italia 14 November 2012, 22:20
-
Rekor Pertemuan Italia-Prancis
Piala Dunia 14 November 2012, 21:18
-
Verratti Yakin Bisa Duet Dengan Pirlo
Piala Dunia 14 November 2012, 19:29
-
Evra: Duel Kontra Balotelli Kali Ini Akan Berbeda
Piala Dunia 14 November 2012, 15:38
LATEST UPDATE
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















KOMENTAR